Advertisement

Disperindag DIY Gelar 3 Pasar Murah, Sediakan 14 Ton Bapok Per Lokasi

Anisatul Umah
Jum'at, 20 Februari 2026 - 11:17 WIB
Jumali
Disperindag DIY Gelar 3 Pasar Murah, Sediakan 14 Ton Bapok Per Lokasi Salah satu Pasar Murah yang digelar di Kulonprogo. Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY (Disperindag DIY) akan menggelar tiga kali pasar murah selama Ramadan 1447 H/2026 untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, menyampaikan pasar murah akan dilaksanakan satu kali di Pandak, Bantul dan dua kali di Kota Jogja. Setiap lokasi akan menyediakan 14 ton bahan pokok bagi masyarakat.

Advertisement

Komoditas yang dijual dalam pasar murah tersebut meliputi beras medium, beras premium, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih. Selain itu, tersedia pula komoditas pendukung seperti tepung tapioka, tepung beras, bawang bombay, beras merah, bumbu dapur, gula jawa, dan lainnya.

“Dengan total subsidi senilai Rp75 juta. Dibandingkan tahun sebelumnya nilainya [subsidi] sama Rp2.500 per kg,” ujar Yuna, Jumat (20/2/2026).

Dari sisi volume, terjadi peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 setiap kegiatan menyediakan 12 ton, tahun ini meningkat menjadi 14 ton per lokasi. Namun secara jumlah kegiatan sepanjang 2026 justru berkurang, dari 22 kali pada tahun lalu menjadi 18 kali tahun ini.

“Iya, karena keterbatasan anggaran,” tambahnya.

Yuna menjelaskan, sejumlah komoditas yang menjadi perhatian karena berpotensi mengalami kenaikan harga selama Ramadan antara lain telur ayam, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, serta beras. Kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang dan selama bulan puasa.

Selain pasar murah, pada Maret 2026 Disperindag DIY juga akan menggelar operasi pasar di enam pasar pantauan di kabupaten/kota. Setiap lokasi akan mendapatkan pasokan sembilan ton komoditas, sehingga total distribusi mencapai 54 ton.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

DPRD DIY Siapkan Perda Perlindungan Anak dan Guru

DPRD DIY Siapkan Perda Perlindungan Anak dan Guru

Jogja
| Jum'at, 20 Februari 2026, 12:07 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement