Advertisement
Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kiri), Head of Public Relations Perum Bulog Tomi Wijaya (kanan). ANTARA - HO/Bulog
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Informasi yang menyebut Direktur Utama Perum Bulog menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis TNI dipastikan tidak benar. Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya narasi yang dinilai menyesatkan di ruang publik.
Pihak Perum Bulog menegaskan kabar tersebut merupakan disinformasi yang tidak sesuai fakta. Isu ini mencuat dalam sejumlah pemberitaan yang mengaitkan jabatan Dirut Bulog dengan posisi strategis di TNI.
Advertisement
Head of Public Relations Perum Bulog, Tomi Wijaya, menyampaikan bantahan tegas. “Perlu kami tegaskan bahwa narasi yang menyebutkan Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menjabat sebagai Kabais TNI adalah tidak benar dan merupakan disinformasi yang berpotensi menyesatkan publik,” katanya di Jakarta, Sabtu.
Menurutnya, penugasan Ahmad Rizal Ramdhani sebagai Direktur Utama Bulog merupakan keputusan resmi pemerintah melalui Kementerian BUMN.
BACA JUGA
Ia juga menegaskan bahwa yang bersangkutan telah berstatus purnawirawan TNI saat menjabat di Bulog. “Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, beliau telah mengundurkan diri (dari TNI) ketika ditunjuk sebagai Dirut Bulog dan saat ini sudah purnawirawan dari TNI,” tambah Tomi.
Menanggapi maraknya informasi yang tidak terverifikasi, Bulog mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi. Masyarakat diminta memastikan kebenaran sebelum membagikan informasi yang beredar.
“Dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” kata Tomi.
Bulog juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan mandat negara di bidang ketahanan pangan secara profesional, transparan, dan akuntabel di tengah derasnya arus informasi publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Di Jalur Ekstrem Patuk Gunungkidul Relawan Bergerak Tanpa Komando
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Perputaran Uang Lebaran di Jogja Diperkirakan Tembus Puluhan Triliun
- BEI Yogyakarta: IHSG Bergejolak, Investor Lokal Justru Bertambah
- Harga Emas Antam Sabtu 28 Maret 2026 Melonjak, Ini Daftar Gramasinya
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Ayam dan Beras Ikut Naik
- Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
- Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris
Advertisement
Advertisement








