Advertisement
Bisnis Fesyen Anak Makin Bersaing, Gingersnaps Buka Gerai di Jogja
Pengunjung melihat-lihat koleksi di gerai Gingersnaps pertama di Jogja, tepatnya di Hartono Mall pada Minggu (21/10). - Harian Jogja/Rheisnayu Cyntara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bisnis fesyen bagi anak-anak makin bersaing. Hal itu dapat dilihat dari makin banyaknya merek pakaian anak dari luar negeri yang mulai merambah pasar Indonesia dengan membuka gerai di kota-kota besar. Salah satunya, perusahaan distribusi ritel dan operator omni-channeI Kanmo Group dengan brand Gingersnaps membuka gerai pertamanya di Jogja, tepatnya di Hartono Mall.
Terkenal sebagai pemimpin di lini fesyen anak di Filipina, Gingersnaps, di bawah manajemen Kanmo Group membuka gerai dengan konsep baru dengan luas mencakup 84,4 meter persegi secara keseluruhan. Gerai terbaru ini dirancang untuk memberikan suasana yang nyaman untuk berbelanja dengan berbagai pilihan koleksi baju anak yang terbagi menjadi kategori infants dan kids.
Advertisement
Brand Manager Gingersnaps Indonesia, Dini Puspa Marta mengatakan persaingan bisnis fesyen anak makin terasa terutama di kota besar seperti Jakarta. Hal itu menurutnya dikarenakan masyarakat Indonesia kini makin peduli dengan penampilan. Tak hanya penampilannya sendiri tetapi juga penampilan putra putri mereka. Berdasarkan analisanya, Dini menyebut kepedulian tersebut muncul dari makin maraknya penggunaan media sosial. Para orang tua ingin selalu terlihat fashionable dan eye catching saat berfoto bersama keluarganya. Maka kebutuhan untuk tampil stylish pun meningkat.
Peluang itulah yang kemudian ditangkap para pebisnis fesyen, baik dalam maupun luar negeri seperti Gingersnaps. Kebutuhan para orang tua tersebut berusaha dipenuhi oleh Gingersnaps dengan membuka gerai pertama di Jogja. Selama ini tiga gerai yang berada di Surabaya selalu ramai pembeli dari Jawa Tengah dan sekitarnya. Pasalnya Gingersnaps baru mempunyai gerai di Jakarta, Bandung, Medan, Bali dan Surabaya saja. Ternyata ada antusiasme yang tinggi disampaikan melalui platform media sosial. “Ini momen yang sangat penting bagi kami, saat kami dapat menjangkau Iebih banyak konsumen dengan menyuguhkan produk berkualitas bagi pelanggan setia Gingersnaps,” katanya pada Minggu (21/10).
Pertimbangan lain menurut Dini, persaingan bisnis fesyen anak di Jogja belum sesengit di Jakarta. Belum banyak merek besar yang membuka gerainya di sini. Padahal permintaan konsumen terus meningkat. Dini menambahkan gerai Gingersnaps sebenarnya telah lebih dahulu dibuka pada 11 Oktober. Namun pihaknya ingin menunggu momen yang tepat di akhir pekan untuk menjadi ajang berkumpul dan berkreasi bagi para keluarga dengan acara bertema Tropical Playdate.
Ada beberapa kegiatan dalam acara Gingersnaps Playdate di Hartono Mall. Di antaranya penampilan spesial fashion show ibu dan anak dengan mengenakan koleksi terbaru Gingersnaps bertema tropis pada kategori girls seperti Retro Florets, The Flower Child, Belle Epoque. Sementara pada koleksi boys yakni Woodlond Wanderer dengan sentuhan warna-warna pastel seperti biru muda, kuning, pink, atau berbagai motif floral. “Koleksi bernuansa tropis menjadi pilihan kami dengan jenis pakaian daily wear untuk menemani anak saat aktif bermain di dalam ataupun di luar ruangan. Karena bahan yang kami gunakan nyaman. Meski fashionable, aspek comfortable tak kami lupakan,” ucapnya.
Dini menuturkan koleksi pakaian daily wear dari Gingersnaps ini diperuntukkan bagi anak dengan umur 6-24 bulan untuk kategori infants dan 2-14 tahun untuk kategori kids. Dibuat dengan material dari kain pique, jersey dan beberapa material premium seperti jacquard, satin dan eyelets. Pilihan warna untuk pakaian daily wear ini terdiri dari warna lembut seperti pink muda, biru, kuning dan hijau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Ganti Rugi Tol Jogja YIA Cair Ratusan Miliar, Warga Mulai Berbenah
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Pengamat UGM: Batasi BBM Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Minyak
- Arus Balik Belum Surut, 51.389 Penumpang Padati Stasiun di Jogja
- Stok Melimpah, Pasokan BBM dan LPG di DIY dan Jateng Aman
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- Isu Pembatasan BBM Mulai Berlaku 1 April, Ini Tanggapan Pertamina
Advertisement
Advertisement







