Beauty Vlogger dan MUA Bermunculan, Bukti Bisnis Kosmetik Tumbuh Pesat

Beauty Vlogger dan MUA Bermunculan, Bukti Bisnis Kosmetik Tumbuh PesatSuasana pembukaan toko ke-19 Flormar di Malioboro Mall, Jogja pada Kamis (8/11). Tampak para konsumen tengah berbelanja dan memilih-milih produk kosmetik asal Milan, Italia ini. - Harian Jogja/Rheisnayu Cyntara
09 November 2018 09:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Bisnis kosmetik tumbuh pesat di Indonesia sejak lima tahun terakhir. Hal tersebut ditandai dengan makin banyaknya merk kosmetik nasional maupun internasional yang masuk ke Indonesia, menjamurnya beauty vlogger hingga jasa make-up artist.

Brand Executive Flormar, Christine Victoria mengakui sejak lima tahun terakhir bisnis kosmetik tumbuh signifikan. Hal itu selaras dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan kulit, kecantikan, dan berdandan yang semakin tinggi. Selain semakin banyaknya merek kosmetik yang bermunculan baik lokal maupun internasional, para artis juga banyak yang lantas membuat merek mereka sendiri. Berdasarkan pengamatannya, hal itu bermula dari ekspos media sosial yang sangat besar terhadap produk-produk kosmetik.

"Dulu sebenarnya produk kosmetik ini sudah ada, sudah lengkap. Namun semenjak ada media sosial, banyak yang akhirnya sadar akan kebutuhan make-up ini. Industri kosmetik akhirnya berkembang pesat," katanya saat pembukaan toko perdana Flormar di Jogja, di Malioboro Mall pada Kamis (8/11).

Peluang inilah yang lantas ditangkap oleh Flormar, merek kosmetik dari Milan, Italia yang dipindahkan ke Turki pada tahun 1972. Flormar mulai masuk ke pasar Indonesia sejak Oktober 2019 dan kini telah memiliki 19 toko yang berada di beberapa kota besar di seluruh Indonesia. Christine menyebut pembukaan toko ke-19 di Jogja ini berdasarkan beberapa pertimbangan. Terutama karena Jogja merupakan Kota Pelajar sehingga menjadi pasar potensial bagi produk Flormar yang memang diperuntukkan bagi segmen umur 19-35 tahun ini. "Target kami paling potensial adalah umur 20-30 tahun, artinya mahasiswa sampai taraf first jobber," ucapnya.

Christine menjelaskan Flormar berusaha menyasar dan memenuhi kebutuhan segmen potensial tersebut. Pasalnya pada rentang umur tersebut, perempuan biasanya tengah menimbang apakah memang akan aktif memakai make-up atau tidak. Mereka juga tengah mencoba-coba kosmetik apa yang cocok dengan tipe kulit mereka. Sehingga menurutnya jika konsumen telah cocok dengan suatu produk kosmetik pada rentang umur tersebut, hampir bisa dipastikan mereka akan menjadi konsumen loyal hingga tahun-tahun sebelumnya.

Cristine menjamin meski produk Flormar berasal dari Eropa dengan basis warna kulit yang berbeda dengan kulit Indonesia, ia menjamin produk yang dibawa sesuai dengan kebutuhan. Ia mencontohkan shade warna untuk foundation yang dimiliki Flormar mencapai 70 warna. Tidak semua warna tersebut dibawa, hanya beberapa yang dipilih dan cocok dengan kulit Indonesia. Begitu juga dengan jenis produk kosmetik lainnya. Sebab Flormar memiliki tiga kategori untuk produknya yakni make-up, skin care, dan accessories. Ia menambahkan khusus untuk pembukaan perdana toko Flormar di Jogja, pihaknya memberikan promo khusus yakni beli lima bayar tiga. Promo ini berlaku hingga Minggu (11/11) mendatang.