Layanan Tiket di Bandara Adisutjipto Jogja akan Dihapus

Layanan Tiket di Bandara Adisutjipto Jogja akan DihapusJIBI/Solopos/Burhan Aris NugrahaCalon penumpang pesawat memesan tiket di loket maskapai Garuda Indonesia di Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak, Boyolali, Rabu (19/2). Sejumlah maskapai penerbangan mulai membuka pelayanan tiket setelah dipastikan pada Kamis (20 - 2) bandara mulai beroperasi kembali pasca tertutup abu vulkanik
03 Maret 2015 17:35 WIB Abdul Hamied Razak Ekbis Share :

Layanan tiket di Bandara Adisutjipto Jogja akan dihapus

Harianjogja.com, JOGJA- Mulai 1 April mendatang, loket pembelian tiket di Bandara Adisucipto Jogja akan dihapus. Sebagai gantinya, area penjualan tiket sisi timur bandara tersebut difungsikan menjadi Customer Service Centre (CSC) maskapai.

Selain itu, Bandara Adisucipto Jogja tetap melayani pembayaran Passenger Service Charge (PSC) secara manual kepada para calon penumpang. Hanya saja, pembayaran tersebut berlaku bagi pembelian tiket sebelum tanggal 1 Maret 2015 lalu.

"Penumpang yang membeli tiket penerbangan sebelum 1 Maret masih membayar PSC secara manual saat check-in. Sebab, tiket yang dibeli belum memasukan PSC ke dalam harga tiket," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Andi G Wirson, Senin (2/3/2015).

Kebijakan tersebut sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI No. KP/12/2015 Jo KP/59/2015. Dengan diterapkan kebijakan PSC on Ticket, Andi berharap seluruh penumpang tidak perlu lagi membayar airport tax atau PSC di bandara.

Terkait keberadaan CSC nantinya, Andi mengatakan, calon penumpang dapat mendapatkan informasi ketika akan melakukan pembatalan, penjadwalan ulang atau perubahan rute terbang.

Calon penumpang yang terlanjur datang ke bandara namun belum memiliki tiket, akan sediakan tiket khusus 'self ticketing' secara online menggunakan kartu visa atau ATM.

"Nantinya print out-nya dari ATM itu bisa digunakan untuk check in. Ini hanya berlaku dalam kondisi darurat saja dengan persetujuan kami," ujar Andi.