Advertisement
Mau Berkembang? UMKM Harus Tahu Potensi Usaha
Pengunjung mengunjungi Stand Kabupaten Sleman di acara Apkasi Otonomi Expo 2018, Minggu (8/7/2018).Ist - Humas pemkab Sleman
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Agar bisnisnya berkembang, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus tahu potensi usahanya masing-masing. Dengan memahami potensinya, UMKM bisa menyusun strategi yang tepat dalam mengelola bisnisnya.
Owner Waroeng Spesial Sambal Yoyok Hery Wahyono mengaku itulah yang ia terapkan dalam mengelola usahanya selama 16 tahun. Sejak masih berbentuk warung tenda, ia sudah sadar potensi bisnis kulinernya bergantung pada rasa. Oleh sebab itu hingga kini, ia terus berusaha terus menggarap potensi tersebut dengan serius. Menu selalu ia perbaharui dan perbaiki meskipun tidak ada konsumen yang mengeluh rasanya tak enak. "Kalau sekarang enak, kami harus bikin jadi enak banget. Lalu jadi ngangeni, kemudian pelanggan harus ketagihan," ujarnya saat mengisi seminar Business Development Service (BDS) dengan tema Manajemen Bisnis Zaman Now untuk Pelaku UMKM di Hotel Cavinton, Rabu (11/7).
Advertisement
Kepala Bidang Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil DJP DIY Agung Prabowo mengatakan pelatihan ini diadakan oleh Kanwil Ditjen Pajak DIY beserta KPP Pratama Bantul dan memang khusus ditujukan para UMKM yang menjadi pilar penting dalam menopang perekonomian bangsa. Tujuannya memberikan pelatihan dan pembinaan kepada pelaku UMKM melalui seminar ataupun workshop dengan materi terkait keperluan UMKM. Sebelumnya berbagai pembinaan diberikan kepada UMKM seperti pembukuan sederhana, branding produk, dan strategi pemasaran.
Kali ini, seminar membahas beberapa hal seperti teknik model business canvassing yang menggambarkan model bisnis secara skematis dan sistematis, berjualan melalui marketplace, dan juga strategi bisnis yang bisa diterapkan UMKM melalui success story Waroeng SS. Agung menjelaskan kegiatan ini rutin dilakukan Kanwil DJP DIY untuk meningkatkan kapasitas UMKM. Diharapkan UMKM yang mulanya masih kecil dapat didorong agar tumbuh pesat.
BACA JUGA
"Setelah mengikuti seminar BDS ini, kami harap usaha para pelaku UMKM dapat semakin berkembang dan nantinya bisa memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya dapat turut berkontribusi membayar pajak," ujarnya. Ia menambahkan seminar ini dihadiri sebanyak 100 peserta pelaku UMKM dan bekerjasama dengan Komunitas Penggiat Bukalapak Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Satpol PP Bantul Tertibkan 26 Reklame Ilegal di Tiga Kapanewon
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Arab Saudi Larang Impor Unggas Indonesia
- Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita di DIY Stabil Jelang Lebaran
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026 Turun, UBS Rp3.082.000
- ART Indonesia-AS Resmi Berlaku, 1.819 Produk Tarif 0 Persen
- Rupiah Menguat ke Rp16.744 per Dolar AS, Dipicu Kebijakan Tarif Trump
- 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih dari India Mulai Disalurkan
- Korea Selatan Siapkan Aturan Bebas Visa untuk Warga Indonesia
Advertisement
Advertisement







