Advertisement
Panasonic Incar Kenaikan 30% di 2019
Pengunjung mengamati berbagai produk Panasonic di sela-sela Dealers Gathering di Jakarta, Rabu (11/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — PT Panasonic Gobel Indonesia menargetkan pertumbuhan kinerja hingga 30% pada tahun depan sejalan dengan upaya perseroan untuk meluncurkan produk baru di beragam segmen.
Teranyar, di segmen perangkat pemindai (scanner), Panasonic meluncurkan dua perangkat pemindai dengan fitur network capabilities.
Advertisement
Hot Asi Eben Ezer Nababan, Country Head of System Solution PT Panasonic Gobel Indonesia, menjelaskan bahwa perangkat pemindai tersebut dapat langsung terhubung dengan ponsel atau komputer, yang kemudian dapat dihubungkan ke penyimpanan di internet seperti cloud.
“Penyimpanan dokumen secara digital dan desentralisasi pekerjaan dinilai potensial untuk pengembangan produk perangkat pemindai,” katanya, Kamis (11/8).
Eben menilai instansi pemerintahan masih banyak yang berorientasi menyimpan berkas dalam bentuk fisik, terlebih di daerah-daerah. Hal ini menjadi potensi pasar yang besar dan bisa digarap perseroan.
Dia menambahkan, pasar utama dari produk pemindai tersebut adalah instansi pemerintahan yang mencapai 90% dari total permintaan. “Klien kami ada pemerintahan, perbankan. Ada juga klien dari perusahaan asuransi. Berkas preminya banyak, itu dapat disimpan secara digital,” ujar Eben.
Bergeraknya medium penyimpanan berkas di instansi pemerintahan, lanjutnya, dapat ditunjang dengan perangkat yang dapat memindai banyak kertas dengan cepat serta terhubung dengan internet.
Salah satu langkah Panasonic untuk mengenalkan penyimpanan dokumen digital sekaligus memasarkan produknya melalui kerja sama dengan berbagai provider e-katalog.
Sistem belanja pemerintahan yang melalui e-katalog membuat provider tersebut akan melakukan roadshow ke beberapa daerah untuk menawarkan berbagai produk sambil menjelaskan mekanisme penyimpanan dokumen digital.
Eben menilai strategi tersebut efektif dan tepat sasaran karena menggunakan strategi pemasaran business to business. “Dengan produk perangkat pemindai teranyar dan produk-produk lainnya, kami optimistis bisa mencatatkan pertumbuhan lebih dari 30% pada 2019,” imbuhnya.
Sebelumnya, Panasonic telah meluncurkan produk air conditioner (AC) terbaru bernama si-BiRU dalam empat tipe. Seigo Saifu, Presiden Direktur Panasonic Gobel Indonesia, menjelaskan Indonesia merupakan pasar potensial di Asia Tenggara. Berkembangnya kelas menengah di Indonesia juga diikuti dengan kenaikan permintaan pasar terhadap AC. (Wibi P. Pratama)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Isu Pembatasan BBM Mulai Berlaku 1 April, Ini Tanggapan Pertamina
- Pengamat UGM: Batasi BBM Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Minyak
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- Stok Melimpah, Pasokan BBM dan LPG di DIY dan Jateng Aman
- Arus Balik Belum Surut, 51.389 Penumpang Padati Stasiun di Jogja
Advertisement
Advertisement








