AP I Tingkatkan Kompetensi UMK, Begini Caranya

AP I Tingkatkan Kompetensi UMK, Begini Caranya Ilustrasi UMKM - Bisnis Indonesia/Rachman
22 Desember 2018 07:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto mendukung kompetensi usaha mikro kecil (UMK) dengan menyalurkan pinjaman kemitraan kepada 15 pengusaha kecil di wilayah DIY dengan total sebesar Rp950 juta. Penyaluran pinjaman kemitraan kali ini merupakan penyaluran tahap keempat pada 2018.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan mitra binaan penerima bantuan pinjaman kemitraan berasal dari empat Kabupaten di DIY yaitu enam mitra dari Kabupaten Bantul, tiga dari Kabupaten Sleman, lima dari Kabupaten Gunungkidul, dan satu dari Kabupaten Kulonprogo. Sedangkan dari 15 mitra binaan yang bergerak di bidang industri, jasa, perikanan dan perdagangan tersebut, enam di antaranya merupakan mitra binaan yang baru pertama kali menerima pinjaman kemitraan dari PT Angkasa Pura I (Persero).

Pandu menyebut penyaluran kemitraan kali ini menjadi penyaluran tahap keempat pada 2018. Total penyaluran sampai dengan tahap IV ini mencapai sebesar Rp 2,545 miliar dan telah memberdayakan 45 mitra binaan dari berbagai sektor usaha. Selain memberikan bantuan permodalan dengan bunga ringan, program kemitraan juga memberikan bantuan pembinaan kepada mitra binaan berupa pelatihan manajemen usaha, pemasaran, pengiriman ke pameran lokal dan nasional, serta pemagangan di mitra binaan unggulan bandara lainnya.

Pandu menuturkan program pinjaman kemitraan ini bertujuan meningkatkan kompetensi UKM dijalankan masyarakat, sehingga menjadi usaha yang lebih mandiri dan tangguh agar mampu memberikan lapangan kerja yang lebih luas. Melalui program ini, pihaknya berharap setiap UMK yang telah berkembang dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat lokal. Pandu mengaku ini merupakan komitmen AP I untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Ia juga berharap para pengusaha kecil dan menengah dapat berkembang dan bersaing dengan baik, begitu pula dengan sarana prasarana yang ada di lingkungan sekitarnya.

“Semoga melalui kemitraan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan usaha yang sedang

dijalani atau bahkan baru dimulai. Karena usaha kecil menengah yang sedang dikembangkan memberikan kontribusi penting bagi perekonomian bangsa," katanya, Kamis (20/12).