Advertisement
UMKM KAI on Station Tingkatkan Kapasitas UMKM
Model memperagakan baju rancangan UMKM mitra binaan PT. KAI saat berlangsung pameran UMKM KAI on station di komplek Stasiun Tugu, Jogja, Sabtu (13/4/2019). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bertepatan HUT Kementrian BUMN ke-21, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) menyelenggarakan UMKM KAI on Station di Stasiun Tugu Yogyakarta, Sabtu (13/4/2019) hingga Minggu (14/4/2019). Kegiatan ini diharapkan dapat mendongrak perkembangan UMKM.
Kepala Bidang Kebijakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Kementerian BUMN, Eko Setiawan mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian HUT BUMN, yang juga dilaksanakan tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menyatakan kegiatan ini tidak berkaitan dengan Pilihan Presiden (Pilpres).
Advertisement
“BUMN hadir untuk negeri, acara ini bukan terakhir. Masih ada acara-acara lain. Jadi kalau ada yang menyatakan dikaitkan presiden [pilpres], kami menyatakan bahwa acara ini rutin tiap tahun, setelah Pilpres juga akan dilaksanakan sampai Desember,” ucap Eko, Sabtu (13/4/2019).
Kepala PT. KAI Daop 6, Eko Purwanto mengatakan acara yang berlangsung dua hari ini sebagai pemberdayaan UMKM. “Acara ini membantu meningkatkan mitra UMKM, tangguh, mandiri dan naik kelas. Membantu mempromosikan produk dan pemasaran,” ucapnya.
BACA JUGA
Ia berharap dengan kegiatan ini memberi manfaat UMKM mempromosikan produk dan memperluas jaringan. Kegiatan yang juga diisi dengan seminar ini diharapkan dapat membentuk jiwa kewirausahaan dan membuka lapangan pekerjaan.
Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiana dalam sambutannya mengingat pesan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, bahwa harus mengistimewakan UMKM.
“Mengistemawakan di sini jangan salah pengertian. Bukan berarti memanjakan, sudah bukan masanya. Tapi membentuk punya tiga karakter unggul yang utama, yaitu daya juang, daya adaptif, dan kolaboratif,” ucapnya.
Manager Humas PT. KAI Daop 6, Eko Budiyanto mengatakan pameran UMKM Mitra Binaan KAI diikuti oleh 30 Mitra Binaan Unggulan dari berbagai daerah. Pada kegiatan ini juga diadakan bazar sembako murah, untuk masyarakat kurang mampu.
“Untuk paket sembako ada 500 paket. Per paketnya itu senilai Rp156.000, tapi masyarakat hanya perlu membayar dengan kupon Rp10.000. Hasilnya juga untuk anak yatim,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi BBM Naik 28 Persen, Pertamina Jamin Stok Aman Saat Lebaran
- Harga Minyak Naik Tekan Rupiah Mendekati Level Psikologis
- Investor Baru Jogja Tembus Ribuan dalam Sebulan
- Inflasi DIY Maret 2026 Diprediksi Nyaris 1 Persen
- Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
- Koperasi Desa Bakal Sediakan Kredit, Bunga Dipatok 6 Persen per Tahun
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Advertisement








