Sst .. Disnakertrans DIY Buka Pelatihan Kebandarudaraan Gratis

Sst .. Disnakertrans DIY Buka Pelatihan Kebandarudaraan GratisWarga melintas di kawasan pembangunan NYIA di Kecamatan Temon, Kulonoprogo, beberapa waktu lalu. Harian Jogja/Beny Prasetya
22 Mei 2019 06:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY bekerja sama dengan salah satu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Jogja, membuka program pelatihan kebandarudaraan.

Sekretaris Disnakertrans DIY, Sriyati mengatakan pelatihan tersebut untuk merespons operasional minimum Yogyakarta International Airport (YIA). Pembukaan pendaftaran pelatihan ini dimulai dari Senin (20/5) – Kamis (20/6).

“Gratis pelatihan ini untuk warga DIY dengan program Ground staff dan Aviation Security dengan beberapa syarat pastinya. Salah satunya tinggi badan untuk aviation Security pria 170 sentimeter minimal dan wanita 160 sentimeter Untuk Ground staff, pria 165 sentimeter, wanita 157 sentimeter. Ada beberapa syarat lain juga,” ucap Sriyati, Selasa (21/5).

Sriyati mengatakan bagi yang telah memenuhi syarat nanti akan diseleksi lagi, karena kuota yang diberikan terbatas. Masing-masing program 40 orang. Bagi yang terpilih nantinya akan mendapat pelatihan selama 37 hari, yang terbagi pelatihan di kelas dan praktik di lapangan.

“Diakhiri ada uji kompetensi lisensi Dirjen Perhubungan udara. Setelah itu kami tawarkan ke AP Supports. Jika nanti dinilai baik bisa direkrut menjadi pegawai tetap Angkasa Pura. Harapannya warga Kulonprogo atau DIY mengisi sebagian besar kesempatan kerja disana,” ujarnya. 

General Manager AP 1, Agus Pandu Purnama mengatakan dengan adanya YIA telah mengurangi angka pengangguran khususnya di Kulonprogo. Dalam operasi terbatas saat ini saja telah menyerap 305 tenaga kerja, 70% di antaranya warga Kulonprogo.

“Kalau nanti sudah beroperasi full, akan banyak [warga Kulonprogo yang bekerja di YIA] sekitar 1.000 orang, persisnya belum tahu. Sekarang angka pengangguran sudah 1,4 persen dari 3,7 persen. Kalau sudah dibuka lapangan pekerjaan lagi, pengangguran jadi 0,5 persen lah atau kurang dari 1 persen kalau bisa,” ucapnya.

Selain dari AP 1, nantinya peluang lapangan pekerjaan akan muncul dari sektor-sektor penunjang bandara YIA.