Advertisement
Ekonomi AS Lesu, Jurusan Keuangan Paling Diburu
Rekrutmen Tenaga Kerja - Ilustrasi dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Di tengah ekonomi AS lesu 2026, jurusan keuangan justru menjadi bidang studi paling diburu perusahaan Amerika Serikat. Data NACE Winter Salary Survey 2026 menunjukkan lulusan keuangan mengungguli teknik dan IT dalam tren rekrutmen terbaru.
Laporan tersebut mencatat adanya pergeseran prioritas perekrutan talenta baru, terutama seusai pasar kerja entry-level sempat mengalami stagnasi. Perusahaan kini lebih fokus pada kompetensi yang berkaitan dengan manajemen risiko dan stabilitas finansial, seiring perlambatan signifikan dalam penambahan tenaga kerja.
Advertisement
Berdasarkan data NACE Winter Salary Survey 2026, penambahan pekerja di Amerika Serikat sepanjang 2025 hanya mencapai 181 ribu orang. Angka ini merosot tajam dibandingkan 1,46 juta pekerja pada 2024. Perlambatan tersebut menjadi titik terendah dalam lima tahun terakhir dan mendorong perusahaan memperketat seleksi kandidat.
Di tengah kondisi tersebut, lulusan jurusan Ilmu Komputer masih mencatatkan gaji awal tertinggi, yakni mencapai US$81.535 per tahun atau naik sekitar 6,9 persen secara tahunan (Year on Year). Analisis tren kompensasi menunjukkan setiap kenaikan gaji awal sebesar US$1.000 berpotensi meningkatkan rata-rata penghasilan hingga US$700 per tahun dalam lima tahun pertama karier lulusan.
BACA JUGA
Meski demikian, meningkatnya minat terhadap jurusan keuangan dan akuntansi dipicu kebutuhan korporasi dalam menjaga arus kas, kepatuhan regulasi, serta mitigasi risiko di tengah dinamika geopolitik global. Stabilitas sektor finansial dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Kebijakan ekonomi pada era kepemimpinan Trump 2.0 turut disebut memperkuat posisi sektor finansial sebagai elemen strategis dalam menjaga daya tahan bisnis. Seusai sejumlah perusahaan memangkas kuota rekrutmen entry-level hingga 75 persen, kandidat dengan keahlian langsung dalam pengelolaan risiko operasional dinilai memiliki daya tawar lebih tinggi.
Data survei juga mengungkap hanya sekitar 30 persen lulusan yang bekerja sesuai jurusannya. Namun, prospek sarjana keuangan tetap dinilai cerah karena kompetensi analisis finansial dan manajemen risiko menjadi kebutuhan utama perusahaan dalam situasi ekonomi AS lesu 2026. Seusai publikasi hasil survei ini, calon mahasiswa dan lulusan baru diharapkan dapat menyesuaikan strategi pendidikan dan pengembangan keterampilan agar selaras dengan kebutuhan industri yang semakin selektif dan dinamis.
Top 10 Jurusan Entry-Level Paling Dicari Perusahaan 2026:
| Peringkat | Jurusan Studi | Rencana Rekrutmen Perusahaan (%) |
| 1 | Keuangan | 61,3% |
| 2 | Teknik Mesin | 61,3% |
| 3 | Ilmu Komputer | 60,0% |
| 4 | Akuntansi | 58,7% |
| 5 | Manajemen Bisnis | 58,7% |
| 6 | Teknik Elektro | 51,3% |
| 7 | Sistem Informasi | 48,0% |
| 8 | Logistik | 44,7% |
| 9 | Pemasaran | 44,0% |
| 10 | Sumber Daya Manusia (SDM) | 40,0% |
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
- Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








