Okupansi Hotel di Jogja Naik tetapi …

Okupansi Hotel di Jogja Naik tetapi …Ilustrasi hotel - JIBI
06 September 2019 10:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Okupansi hotel di DIY mengalami peningkatan selama Juli, meski begitu lama tinggal masih stagnan, tidak berubah signifikan. 

Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan pada Juli memang mengalami peningkatan signifikan dikarenakan pada saat itu sedang memasuki masa libur. Namun pada Agustus kembali turun, dan rata-rata okupansi hanya 50% untuk bintang dan 20% non bintang. “Untuk lama tinggal meningkat tetapi belum sesuai harapan kami yang tiga hari. Terobosan harus dilakukan dengan adanya event di malam hari,” ucap Deddy, Kamis (5/9).

Deddy berharap pemerintah bisa menambah atraksi wisata budaya di malam hari utamanya. Selain itu menambah destinasi wisata, menyempurnakan destinasi wisata yang sudah ada serta promosi destinasi yang tepat sasaran. “Hal tersebut upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan okupansi hotel,” katanya.

Ia mengungkapkan tantangan pengelola hotel sekarang sangat berat. Saat ini karena banyaknya penginapan, hotel, serta berbagai sertifikasi yang harus dipenuhi hal ini membutuhkan dana yang tidak sedikit yang berpengaruh dengan dana operasional hotel.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Johanes De Britto Priyono pada Juli 2019 Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di DIY mencapai rata-rata 67,86% atau naik 3,55 poin dibandingkan TPK Juni 2019 yang tercatat sebesar 64,31%. Sedangkan, jika dibanding dengan TPK Juli 2018 yang tercatat 60,08%, TPK Juli 2019 mengalami kenaikan sebesar 7,78 poin. TPK hotel non bintang pada Bulan Juli 2019 secara rata-rata tercatat sebesar 33,78%. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 1,15 poin dibandingkan dengan TPK bulan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel bintang di DIY mencapai 1,65 hari selama Juli 2019, terjadi kenaikan 0,15 poin jika dibanding rata-rata lama menginap pada Juni 2019.