Advertisement
Pengangguran Terbuka di DIY Turun 0,21%
Sejumlah warga mendatangi Pusat Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja untuk mendapatkan informasi kerja di kompleks Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kulonprogo, Wates, Rabu (9/1/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Tingkat pengangguran terbuka (TPT) DIY pada Agustus 2019 sebesar 3,14%, mengalami penurunan 0,21% poin dibanding TPT Agustus 2018, yaitu 3,35%.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, Andung Prihadi Santosa mengatakan penekan angka pengangguran tersebut tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi di DIY.
Advertisement
Selain itu juga mulai ada penyesuaian jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri atau dunia kerja. “Sudah ada matching antara SMK dengan dunia usaha, revitalisasi SMK. Kemudian salah satunya proyek Yogyakarta International Airport, turut menekan angka pengangguran,” kata Andung, Kamis (7/11).
Saat ini Disnakertrans DIY terus berupaya menekan angka pengangguran tersebut. Baik, untuk mendorong ke pekerjaan konvensional yang menyasar, lulusan SD dan SMP. Sisi lain, mendorong untuk mengikuti kurikulum sesuai era Revolusi Industri 4.0.
“Saat ini terjadi perubahan lifestyle, mindset, karena perubahan Revolusi Industtri 4.0. Harus masif penyesuaian, ini masih transisi. Sekarang pengelolaan big data, coding, hal-hal yang berhubungan dengan software banyak dicari di dunia usaha, oleh karenanya kami dorong kita,” ujarnya.
Kebijakan Pemerintah
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Heru Margono mengatakan jumlah penduduk usia kerja atau 15 tahun ke atas di DIY pada Agustus 2019 sebesar 3,021 juta orang, naik 1,15% dibandingkan Agustus 2018. Dari sejumlah penduduk usia kerja tersebut, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2019 sebanyak 2,204 juta orang, atau naik 0,56% dibanding Agustus 2018. Komponen pembentuk angkatan kerja adalah penduduk yang bekerja dan pengangguran. Pada Agustus 2019, sebanyak 2,135 juta orang yang bekerja dan 69.170 orang yang menganggur. “Berbagai kebijakan pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja masih perlu ditingkatkan untuk menekan tingkat laju pengangguran. Hal ini ditunjukkan oleh TPT yang bergerak naik dari 3,02% pada Agustus 2017 menjadi 3,35 persen pada Agustus 2018, kemudian turun menjadi 3,14 persen pada Agustus 2019,” kata Heru.
Berdasarkan daerah tempat tinggalnya, TPT di perkotaan cenderung lebih tinggi dibanding TPT di perdesaan. Pada Agustus 2019, TPT di daerah perkotaan sebesar 3,78%, sedangkan TPT di daerah perdesaan sebesar 1,52%. Keadaan TPT di DIY dari Agustus 2017-Agustus 2019 mengalami fluktuasi kisaran 2,5%-3,5%, dan selalu berada di bawah TPT nasional yang berada pada kisaran 5%-5,5%. Pada Agustus 2019, TPT nasional sebesar 5,28%, turun 0,07% poin dibanding Agustus 2018 dengan TPT sebesar 5,34%.
Berdasarkan tingkat pendidikan yang ditamatkan pada Agustus 2019, TPT untuk Universitas yaitu 4,56% paling tinggi diantara tingkat pendidikan lainnya, meskipun menurun 3,72% poin dibandingkan Agustus 2018. TPT tertinggi berikutnya terdapat pada tingkat SMK 4,20% dan SMU 3,94%.
Tingkat Pengangguran Terbuka
Waktu Persentase
Agustus 2017 3,02%
Agustus 2018 3,78%
Agustus 2019 3,02%
Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Wilayah
Waktu Perkotaan Perdesaan
Agustus 2019 3,78% 1,52%
Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan*
Pendidikan Tinggi 4,56%
SMK 4,20%
SMU 3,94%
Keterangan:
*) Agustus 2019
Sumber: BPS
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Perputaran Uang Lebaran di Jogja Diperkirakan Tembus Puluhan Triliun
- BEI Yogyakarta: IHSG Bergejolak, Investor Lokal Justru Bertambah
- Harga Emas Antam Sabtu 28 Maret 2026 Melonjak, Ini Daftar Gramasinya
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Ayam dan Beras Ikut Naik
- Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
- Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris
- BI Prediksi Ekonomi DIY Triwulan I 2026 Melaju Berkat Efek Lebaran
Advertisement
Advertisement







