Soprema 2019 Kembali Cetak Sociopreneur Berkualitas

Soprema 2019 Kembali Cetak Sociopreneur Berkualitas Dekan Fisipol UGM Prof Erwan Agus Purwanto selaku (tengah) bersama beberapa pemenang Soprema 2019 pada Awarding Night di Fisipol UGM pada Kamis (14/11)./ Ist. - Soprema 2019
16 November 2019 07:22 WIB Mediani Dyah Natalia Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Ajang pencarian sociopreneur, Soprema 2019 ditutup dengan penyelenggaraan Awarding Night di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM pada Kamis (14/11).

Media Relations Soprema 2019 Debby Putri mengatakan kali ini, Soprema memberikan hadiah dengan total Rp185 juta yang dapat dipergunakan untuk pengembangan usaha para pemenang. Juara pertama kategori Startup dimenangkan Tenoon dari Sulawesi Selatan. Tenoon merupakan usaha sosial yang mewadahi masyarakat marginal dan komunitas difabel untuk berkreasi dalam produksi kain tenun. Pemenang kedua, Sumringah dari Lampung bergerak dalam pemberdayaan ibu rumah tangga dalam pelatihan serta produksi keset dan tatakan karakter. Pemenang ketiga, Sahabat Care merupakan aplikasi yang menghubungkan klien dengan para tenaga kesehatan yang ingin melakukan perawatan kesehatan pribadi.

“Kemudian untuk juara satu kategori Kick Off dimenangkan oleh Foxbad dari Jawa Tengah. Foxbad bergerak di bidang pengembangan potensi bidang kreatif. Kemudian pemenang kedua Agri Rabbitry yang merupakan usaha pengembangan budi daya kelinci. Terakhir, adalah B-Kat yang merupakan usaha sosial pengolahan kelor dan pisang,” katanya dalam rilis, Jumat (15/11).

Pada tahun ini, Soprema memperkenalkan kategori baru yaitu lomba vlog bagi siswa SMA dengan menghadirkan vlogger sebagai jurinya. Terdapat lima kategori kejuaraan, Kreativitas diperoleh Tom Dream Dosman yang berasal dari Bali; Sinematografi  oleh Sesar Suci dari Solo, Jawa Tengah; Konsep Cerita oleh Erry Rizky dari Jakarta; Skrip Cerita dimenangkan oleh tim Bios Smaba dari Jawa Timur dan Favorit yang dimenangkan oleh Lensa Dosman dari Bali.

“Kegiatan Soprema merupakan wujud nyata komitmen Fisipol dalam memajukan dan mengembangkan potensi para sociopreneur muda Indonesia. Selain itu, Soprema bertujuan menggugah kontribusi pemuda untuk memecahkan permasalah sosial yang masih banyak terjadi melalui kegiatan wirausaha sosial,” ujarnya.

Soprema 2019 dimulai dari tahap pendaftaran sejak 2 Mei sampai 30 Agustus 2019. Terdapat 436 tim sociopreneur muda dari 31 provinsi yang terdaftar. Proses seleksi dilakukan pada 9-13 September untuk mendapatkan 30 tim startup; 30 tim kick off dan 30 tim inkubasi terbaik untuk mengikuti rangkaian Soprema 2019

Malam penganugerahan Soprema 2019 dihadiri oleh Imam Gunawan dari pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga; Ida Bagus Oka Purwita selaku wakil pimpinan BRI wilayah DIY; pihak Visitama ’17 serta Prof Erwan Agus Purwanto selaku Dekan Fisipol UGM. Selain itu, turut hadir Hempri Suyatna selaku Direktur Soprema 2019, ditemani M. Najib Azca selaku Direktur YouSure (Youth Studies Centre) Fisipol UGM.