Orang Terkaya di Dunia Ini Bahagia Pasar Saham Rontok karena Wabah Corona

Orang Terkaya di Dunia Ini Bahagia Pasar Saham Rontok karena Wabah CoronaIlustrasi. - Bisnis Indonesia/Felix Jody Kinarwan
01 Maret 2020 07:17 WIB Newswire Ekbis Share :

Harianjogja.com, OMAHA-Warren Buffett justru bahagia melihat pasar saham berguguran.

Pasar saham berguguran dilanda aksi jual masif (sell-off) dalam sepekan ini merespons isu virus korona. Saat pelaku pasar panik, Warren Buffett yang tak lain orang terkaya ketiga di dunia, justru bahagia.

Buffett mengatakan, penurunan harga saham, terutama di Wall Street, bakal menguntungkan Berskhire Hathaway.

"Itu justru bagus sebetulnya, kami selalu membeli saham sepanjang waktu. Sama seperti orang yang membeli makanan, saya memperkirakan saya masih butuh makanan di sisa hidup saya, dan saya harap harga makanan akan terus turun besok," kata dia dikutip dari Business Insider, Sabtu (29/2/2020).

Menurut Buffett, investor saat ini seharusnya senang karena harga saham perusahaan turun.

"Siapa yang tidak mau membeli di harga rendah daripada di harga tinggi? Orang-orang benar-benar aneh. Mereka seharusnya menginginkan pasar saham turun, sehingga mereka bisa membeli di harga murah," ujar Buffett.

Wabah virus terus menyebar ke berbagai negara di luar China. Puluhan ribu orang terinfeksi virus tersebut. Penyebaran virus secara cepat membuat banyak orang khawatir tentang dampak masalah tersebut terhadap perekonomian.

Buffett mengakui bahwa virus korona bakal berdampak pada bisnis yang dimiliki Berkshire. Namun, dia selalu melihatnya dalam jangka panjang dan tak mengambil keputusan hanya berdasarkan headline media.

"Bukan hanya bisnis kami, tapi bisnis di Amerika akan tumbuh luar biasa dalam 30 tahun atau 20 tahun dari sekarang," katanya.

Sumber : iNews.id