Begini Cara Mendapatkan Cashback Pembelian BBM

Begini Cara Mendapatkan Cashback Pembelian BBMPengemudi ojek online mengisi BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta, Selasa (14/4/2020). PT Pertamina (persero) membuat program khusus selama masa darurat pandemi virus corona atau Covid-19 untuk para pengemudi ojol. Pertamina meluncurkan layanan khusus untuk para ojol berupa cashback saldo LinkAja dengan maksimal nilai Rp15.000 per hari, untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina melalui aplikasi MyPertamina. Bisnis - Arief Hermawan P
02 Mei 2020 14:27 WIB Rinaldi Mohammad Azka Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) memberikan cashback atau pengembalian dana sebesar 30% melalui aplikasi MyPertamina untuk pembelian Pertamax Series dan Dex Series.

Dikutip dari sosial media instagram resmi @pertamina, perusahaan minyak negara tersebut memberikan cashback 30 persen atau senilai maksimal Rp20.000 di setiap pembelian Pertamax Series dan Dex Series secara non-tunai Pembayaran dari aplikasi MyPertamina dengan menggunakan LinkAja.

"Promo berlaku dari 27 April sampai dengan 23 Mei 2020 untuk satu kali transaksi bagi 2.000 pelanggan per hari," dikutip dari unggahan tersebut, Sabtu (2/5/2020)

Aplikasi MyPertamina tersebut dapat diunduh dari android dan IOS. Potongan harga ini guna membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi virus Corona sekaligus menyambut bulan suci Ramadan.

Informasi lengkap, dapat mengunjungi laman www.mypertamina.id atau hubungi Pertamina Call Center 135. Di sisi lain, harga minyak mentah dunia memang tengah dalam tren menurun.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni 2020 berada pada level US$15,06 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sejalan dengan WTI, harga minyak mentah patokan global Brent untuk kontrak bulan yang sama berada di level US$22,54 per barel di London.

Menurut Energy Information Administration (EIA), stok minyak mentah AS turun 3,67 juta barel. Hasil ini jauh berbanding terbalik dengan estimasi peningkatan sebesar 2,49 juta. Di sisi lain, pasokan bensin mingguan, indikator untuk permintaan, naik 549.000 barel per hari atau peningkatan terbanyak sejak Mei 2019.

 

Sumber : Bisnis.com