Advertisement
Organda Bingung Pernyataan Menhub, Kami Ikut Bingung?
Petugas Dishub gabungan dengan sejumlah instansi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan pribadi berpelat nomor luar DIY dan bus AKAP yang masuk ke wilayah DIY di Lumbungrejo Tempel Sleman, Sabtu (11/4/2020), dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19. - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Menyikapi pernyataan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, yang memberikan izin semua moda transportasi beroperasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY menilai pemerintah semestinya fokus penyelasaian Covid-19 terlebih dahulu.
“Belum ada kepastian, tetapi kami kaget juga dengar seperti itu [izin semua moda transportasi beroperasi] yang di bawah bingung. Lebih baik berhenti dahulu, dibatasi termasuk kendaraan pribadi. Fokus menuntaskan Covid-19 ini dulu. Kalau seperti itu gak selesai-selesai,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Organda DIY, Hantoro, Kamis (7/5).
Advertisement
Jika memang kebijakan Menhub tersebut yang akan diambil, Ia mengingatkan untuk protokol pencegahan Covid-19 lebih diperketat lagi. Orang yang nantinya menggunakan moda transportasi harus dipastikan, kesehatannya dan tujuannya berpergian. Hantoro khawatir dengan kelonggaran ini justru membuat penyelesaian Covid-19 semakin lama.
“Sebenarnya tidak berharap dari kebijakan itu, saya sebagai pengusaha maupun berbicara sebagai masyarakat. Malah membikin gaduh dan membingungkan. Jika memang diizinkan, kami harus persiapan jual tiket dan lain-lain, nanti begitu siap diganti kebijakan lagi. Itu kami khawatir juga,” ucapnya.
Terpisah, Manager Humas PT. KAI Daerah Operasi (Daop) 6, Eko Budiyanto mengatakan masih menunggu untuk tindak lanjut. “Kami masih menunggu dulu dari Pusat. Saat ini belum ada operasional selain Prameks,” kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- BI DIY Salurkan Rp4,71 Triliun Uang Kartal Selama Ramadan 2026
- Update Harga Emas Minggu: UBS, Galeri24, Antam Kompak Menguat
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Bantuan Beras dan Minyak Goreng 33,2 Juta KPM Cair, April Tuntas
- Harga Cabai Anjlok Serentak, Bapanas Pastikan Stok Aman
- Harga Minyak Melejit, Pemerintah Siapkan Opsi WFH dan Hemat Rp80 T
- Konsumsi BBM Naik 28 Persen, Pertamina Jamin Stok Aman Saat Lebaran
Advertisement
Advertisement








