Advertisement

Pandemi Disebut Bisa Buka Peluang Industri Masuk Pasar Global

Newswire
Jum'at, 04 September 2020 - 14:27 WIB
Maya Herawati
Pandemi Disebut Bisa Buka Peluang Industri Masuk Pasar Global Ilustrasi industri manufaktur / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Masa pandemi Covid-19 dipandang bisa membuka peluang bagi pelaku industri untuk meningkatkan daya saing masuk ke pasar global.

Hal ini diutarakan oleh pengamat ekonomi dari Universitas Nasional I Made Adnyana. "Sektor industri manufaktur domestik bisa menjadi bagian dalam rantai pasok industri global," ujar Adnyana dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (4/9/2021).

Advertisement

Saat pandemi, beberapa sektor tumbuh positif seperti industri makanan dan minuman, industri kimia, farmasi dan obat tradisional, serta industri logam dasar.

Lektor Kepala Universitas Nasional itu pun mengingatkan pentingnya peningkatan kerja berbagai sektor, terutama manufaktur, yang akan menjadi sinyal pemulihan ekonomi.

Di masa pagebluk COVID-19 ini, lanjutnya, juga memunculkan peluang bagi Indonesia menjadi penyedia bahan baku atau barang setengah jadi untuk mengurangi ketergantungan produksi pada China.

Oleh karena itu, ia pun meminta pemerintah agar terus mendorong pemulihan ekonomi, dengan tetap memastikan terjaganya protokol kesehatan, serta penguatan berbagai dukungan kebijakan.

Realisasi Program Ekonomi Nasional (PEN) sendiri hingga Agustus 2020 baru mencapai 25% dari total Rp692 triliun.

Menurut Adnyana, sebagian besar badan usaha saat ini fokus dalam upaya stabilisasi dengan menerapkan langkah-langkah taktis untuk mempertahankan nilai bisnis, termasuk analisis likuiditas, perencanaan skenario operasional, dan penilaian berbagai program stimulus pemerintah.

Ia pun mengingatkan kepada pelaku industri untuk selalu memiliki perencanaan untuk mengantisipasi ketidakpastian di masa depan serta lebih memanfaatkan teknologi digital di masa pandemi.

"Optimalkanlah segala sumber daya yang ada termasuk lebih memaksimalkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi pada bisnis anda," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

DP3AP2 DIY Dampingi Korban Kekerasan Daycare, Orang Tua Ikut Ditangani

DP3AP2 DIY Dampingi Korban Kekerasan Daycare, Orang Tua Ikut Ditangani

Jogja
| Minggu, 26 April 2026, 10:37 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement