Advertisement
Sektor Keuangan Diklaim Masih Kuat di Tengah Pandemi Covid-19
Foto ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Sektor keuangan Indonesia diklaim masih tetap kuat di tengah pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan pemerintah seusai pertemuan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) untuk membahas tindak lanjut program PEN dan usulan kegiatannya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dari sisi kecukupan modal bank (CAR), hingga 23 Agustus lalu berada di 23,1 persen. Rasio itu di atas batas minimum sebesar 8%.
Advertisement
“Per Juli dana pihak ketiga tumbuh 8,53 persen. Jadi dana pihak ketiga cukup besar,” katanya melalui konferensi virtual, Jumat (4/9/2020).
Sedangkan restrukturasi sektor keseluruhan mencapai Rp857,6 triliun. Sektor korporasi sudah terestrukturasi Rp502,74 triliun untuk 1,42 juta debitur. Untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Rp354,26 triliun untuk 5,76 juta nasabah.
BACA JUGA
“Kalau dilihat sektor UMKM, penyaluran KUR [kredit usaha rakyat] per September, targetnya Rp190 triliun. Realalisasinya Rp103 triliun,” jelasnya.
Lebih lanjut bantuan presiden produktif telah disalurkan kepada 5,5 juta pelaku usaha mikro hingga, Jumat (4/9/2020). Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp13,4 triliun. Penyaluran bantuan didominasi wilayah Jawa Barat.
“Program subsidi upah target 15,7 juta penerima. Sudah 5 batch sebesar 13,5 juta penerima. Kartu pra kerja sudah berproses 3 juta penerima dan gelombang ketujuh masuk untuk 800.000 lagi,” ucap Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Perbankan Dominasi Pengaduan Konsumen ke OJK DIY
- Dampak Perang, Bursa AS Anjlok Dipicu Lonjakan Harga Minyak
- Harga Minyak Melonjak, Defisit APBN 2026 Bisa Makin Lebar
- Penukaran Uang Baru di Stasiun Jogja Diserbu Penumpang KA
- Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Tidak Menuju Resesi
- Lonjakan Penumpang Kereta di Jogja Capai 30 Persen Saat Lebaran 2026
- Harga Emas Antam Turun Rp24.000, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah
Advertisement
Advertisement








