Sektor Keuangan Diklaim Masih Kuat di Tengah Pandemi Covid-19

Sektor Keuangan Diklaim Masih Kuat di Tengah Pandemi Covid-19Foto ilustrasi Freepik
05 September 2020 19:17 WIB Jaffry Prabu Prakoso Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA–Sektor keuangan Indonesia diklaim masih tetap kuat di tengah pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan pemerintah seusai pertemuan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) untuk membahas tindak lanjut program PEN dan usulan kegiatannya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dari sisi kecukupan modal bank (CAR), hingga 23 Agustus lalu berada di 23,1 persen. Rasio itu di atas batas minimum sebesar 8%.

“Per Juli dana pihak ketiga tumbuh 8,53 persen. Jadi dana pihak ketiga cukup besar,” katanya melalui konferensi virtual, Jumat (4/9/2020).

Sedangkan restrukturasi sektor keseluruhan mencapai Rp857,6 triliun. Sektor korporasi sudah terestrukturasi Rp502,74 triliun untuk 1,42 juta debitur. Untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Rp354,26 triliun untuk 5,76 juta nasabah.

“Kalau dilihat sektor UMKM, penyaluran KUR [kredit usaha rakyat] per September, targetnya Rp190 triliun. Realalisasinya Rp103 triliun,” jelasnya.

Lebih lanjut bantuan presiden produktif telah disalurkan kepada 5,5 juta pelaku usaha mikro hingga, Jumat (4/9/2020). Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp13,4 triliun. Penyaluran bantuan didominasi wilayah Jawa Barat.

“Program subsidi upah target 15,7 juta penerima. Sudah 5 batch sebesar 13,5 juta penerima. Kartu pra kerja sudah berproses 3 juta penerima dan gelombang ketujuh masuk untuk 800.000 lagi,” ucap Airlangga.

Sumber : JIBI/Bisnis.com