Advertisement
Ini Dia Filosofi Grafis Helm Pebalap Tim Honda
Helm milik pebalap AHRT asal Jogja, Rheza Danica. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Spirit nasionalisme menjadi makna filosofi utama dari grafis helm para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT).
Pebalap AHRT dari Semarang, Jawa Tengah, Irfan Ardiansyah mengatakan menjelaskan lambang Burung Garuda mendominasi bagian atas helm. Hal itu menurutnya sebagai lambang kecintaan terhadap bangsa. “Sementara warna dominan merah jambu yang menandakan kecerahan, kegembiraan dan keceriaan, agar balapan senantiasa dinikmati sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan sebuah tekanan,” ucap dia melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (10/9/2020).
Advertisement
Begitu pula dengan pebalap AHRT asal Jogja, Rheza Danica. Pebalap yang membela AHRT di kelas SS600 ini juga memiliki helm yang didominasi warna merah dan putih yang melambangkan kecintaannya terhadap Indonesia. ”Selain semangat nasionalisme, warna merah dan putih juga senada dengan livery AHRT. Ada logo huruf R sebagai tanda bahwa ini adalah Rheza,” ujarnya.
Sementara pebalap AHRT kelahiran Magetan, Jawa Timur, M Adenanta Putra, memiliki helm yang didominasi warna putih. Meski begitu, adanya aksen merah pada helmnya, tetap menunjukkan identitas kecintaannya terhadap Tanah Air.
Dominasi warna putih, kata dia, merupakan lambang kesucian atau kebersihan, sedangkan merah sebagai simbol keberanian. “Artinya, dalam balapan harus selalu menampilkan yang terbaik, namun tetap sportif. Lalu ada warna emas yang melambangkan harapan mencapai era keemasan dalam karier di dunia balap,” ucap dia.
Desain Unik
Desain agak berbeda justru ada pada helm milik pebalap muda yang juga kelahiran Magetan, Mario Suryo Aji. Helm pebalap yang berlaga di CEV Moto3 Junior World Championship itu berdesain “boom” di bagian samping. “Ini menunjukkan spirit saya untuk selalu tampil mengejutkan,” ucap Mario.
Tampilan unik juga terdapat pada helm milik Herjun Atna Firdaus. Pebalap 16 tahun asal Pati, Jawa Tengah itu mengedepankan desain grafis api dan roket. “Api melambangkan semangat
berkobar yang harus dimiliki untuk menggapai kemenangan setiap balap. Roket melambangkan kecepatan,” ucap dia.
Pun demikian dengan helm milik Lucky Hendriansya, pebalap asal Sidrap, Sulawesi Selatan. Helm pebalap yang turun di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 ini mengandalkan logo Chicken Speed. “Ini karena sejak kecil saya memelihara ayam. Selain itu, ada lagi dua gambar yang selalu tampak dominan pada helmnya, yakni pantai dan rumah.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
Advertisement
Belanja Pegawai Tembus 40 Persen, Kulonprogo Bersiap Perampingan
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi Pertamax Melonjak 33,9 Persen Selama Periode Lebaran 2026
- BI DIY Salurkan Rp4,71 Triliun Uang Kartal Selama Ramadan 2026
- Update Harga Emas Minggu: UBS, Galeri24, Antam Kompak Menguat
- Mobil Listrik China Kuasai Pasar Indonesia, Penjualan Naik 135 Persen
- Bantuan Beras dan Minyak Goreng 33,2 Juta KPM Cair, April Tuntas
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Harga Minyak Melejit, Pemerintah Siapkan Opsi WFH dan Hemat Rp80 T
Advertisement
Advertisement





