Realisasi Penyaluran Dana PEN BPD DIY Tembus Rp1 Triliun Lebih

Realisasi Penyaluran Dana PEN BPD DIY Tembus Rp1 Triliun LebihDirektur Utama BPD DIY, Santoso Rohmad (tengah), saat jumpa pers di Kantor Bank BPD DIY, Rabu (18/11/2020). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
18 November 2020 17:52 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Penyaluran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah direalisasikan Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY sejauh ini mencapai Rp1,06 triliun. Penyaluran itu dilakukan sejak 14 Agustus 2020-13 November 2020.

Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmad mengakui angka tersebut sudah 50% lebih dari dana yang ada. Sementara sisanya, Rp943 miliar akan disalurkan sampai dengan 10 Februari 2021.

“Kami sudah menjalankan agenda itu sesuai dengan langkah yang direncanakan. Kami juga mengedepankan prinsip kehati-hatian, agar yang menjadi prioritas tepat sasaran. Perekonomian yang akan kami ungkit benar-benar tumbuh jangan sampai timbul persoalan baru,” ucap dia, Rabu (18/11/2020).

Penyaluran PEN tersebut juga berpengaruh positif terhadap BPD DIY. Pertama, menambah kepercayaan masyarakat karena BPD DIY merupakan bank yang sehat. Hal itu terbukti dari kepercayaan Pemerintah untuk menyalurkan dan PEN sebesar Rp1 triliun sesuai permintaan.

Kedua, BPD DIY dapat memperluas dan meningkatkan ekspansi dengan lebih leluasa di tengah pandemi Covid-19.

“Ketiga, BPD DIY mampu meningkatkan peranannya sebagai APEX Bank untuk lembaga Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Serta keempat, kami dapat lebih berperan dalam program pemerintah khususnya pemulihan ekonomi di DIY maupun nasional,” kata Santoso.

Selain itu, penyaluran kredit atas penempatan uang negara juga dilakukan pelaporan secara rutin kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dilakukan mingguan. Kemudian Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DPJB) pelaporan dilakukan mingguan, bulanan dan triwulanan. Lalu, Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) pelaporan dilakukan secara bulanan, dan Bank Indonesia (BI) dilakukan secara triwulanan.

“Kami berperan aktif dalam proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-YIA. Sebagai langkah awal, kami telah melakukan pertemuan dengan PT Jogjasolo Marga Makmur guna membahas hal-hal yang bisa dikerjasamakan. Rencananya MoU tersebut akan ditandatangani pada akhir November 2020.”  

Realisasi Kredit PEN BPD DIY

                              Nilai realisasi             Jumlah debitur

UMKM KUR                 Rp79,6 miliar              1310

UMKM Non-KUR          Rp183,4 miliar            1157

Korporasi                   Rp361,2 miliar            39

Konsumsi                   Rp433,3 miliar            3833

Sumber: BPD DIY (jat)