Kanwil DJPB DIY Lakukan Monev Penyaluran DAK Fisik Dana Desa 2020

Kanwil DJPB DIY Lakukan Monev Penyaluran DAK Fisik Dana Desa 2020Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi Penyaluran DFDD Tahun 2020 serta Persiapan Penyaluran DFDD Tahun 2021. - Istimewa
19 November 2020 17:52 WIB Media Digital Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kamis (19/11/2020), Kanwil DJPB Provinsi DIY menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi Penyaluran DFDD Tahun 2020 serta Persiapan Penyaluran DFDD Tahun 2021 melalui Zoom meeting.

Acara tersebut diikuti oleh DPKAD dan Dinas PMD lingkup DIY, KPPN lingkup DIY serta Pejabat dan Pegawai Bidang PPA II Kanwil DJPB DIY. Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengatasi kendala/permasalahan yang dialami Pemerintah Daerah dalam penyaluran DFDD Tahun 2020 serta memberikan informasi terkait penyaluran Dana Desa 2021.

FGD diawali dengan sambutan sekaligus pemaparan oleh Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPB DIY, Arvi Risnawati. Dalam sambutannya Ia menyampaikan bahwa saat ini dari total pagu DAK Fisik TA 2020(Termasuk DAK Cadangan) di DIY sebesar Rp527,34 Miliar,sampai dengan November 2020, sudah terealisasi sebesar Rp493,37 Miliar (93,56%), Realisasi tertinggiada pada bidang perumahan dan pemukiman dan bidang sosial sebesar 100% sedangkan realisasi terendah pada bidang irigasi (64,60%).

Berdasarkan Pemerintah Daerah realisasi tertinggiada pada Kabupaten Gunung Kidul (97,86%) sedangkan realisasi terendah pada Kota Yogyakarta (83,27%). Untuk Cadangan DAK Fisik dari pagu sebesar 86,50 miliar sudah terealisasi 69,88 miliar ( 80,78%). Sementara untuk Dana Desa Tahun 2020 dari total jumlah pagu di DIY sebesar 444,45 miliar sudah terserap 444,25 (99,96%).

FGD kali ini dipandu oleh Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II A, Kanwil DJPB DIY, Agustina SKA.Bertindak sebagai narasumber Haryando Anil, Kasi Pelaksanaan Anggaran IV B, Direktorat Pelaksanaan Anggaran, DJPB. Dalam paparannya ia menyatakan secara nasional Dana Desa sudah tersalur 62,86 triliun dari pagu sebesar 71,19 triliun (88,3 persen) meliputi 74.954 desa. Sedangkan untuk BLT desa di DIY sudah tersalur 100 persen sampai dengan tahap ketiga di 392 desa meliputi empat kabupaten yaitu Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, dan Sleman.

Yadi Hadian, Kasi Perencanaan Kebijakan Penyaluran dan Pelaporan Dana Desa, Direktorat Dana Transfer Umum, DJPK sebagai narasumber kedua dalam paparannya mengenai Kebijakan Dana Desa 2021 mengatakan arah kebijakan Dana Desa 2021 meliputi: 1)reformulasi pengalokasian dan penyaluran Dana Desa melalui peningkatan porsi alokasi formula guna memperbaiki proporsi alokasi Dana Desa per desa agar sesuai dengan karakteristik desa dan penguatan alokasi kinerja;2) mendukung pemulihan perekonomian desa melalui padat karya tunai, pemberdayaan UMKM, BLT dan pengembangan potensi desa; 3) mendukung pengembangan sektor prioritas dengan pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),program ketahan pangan dan ketahanan hewani, pengembangan pariwisata, peningkatan infrastruktur serta program kesehatan nasional. Untuk TA 2021 telah ditetapkan pagu dana desa sebesar 460,45 miliar untuk 392 desa di DIY. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. (ADV)