Staycation Mulai Tren, Ini Dia Langkah yang Diterapkan Operator Hotel

Staycation Mulai Tren, Ini Dia Langkah yang Diterapkan Operator HotelSimulasi penerapan protokol kesehatan saat penerimaan tamu hotel di Yogyakarta pada 24 Juni 2020. - Antara
26 Desember 2020 09:17 WIB Newswire Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 nampaknya tidak menyurutkan minat masyarakat untuk menikmati libur akhir tahun dengan staycation, atau liburan dengan menginap di hotel.

Hal ini dibuktikan dengan okupansi hotel-hotel berbintang di Jakarta yang tetap meningkat di pengujung 2020 meski pandemi virus corona masih melanda.

Acting General Manager Sari Pacific Jakarta Abhi Gurung mengatakan, tingkat hunian di hotel yang berada di Jakarta Pusat tersebut cukup baik pada Desember 2020.

"Beberapa program F&B [food and beverage] dan kamar yang telah disiapkan mendapatkan antusias yang baik dari pasar. Dan dibandingkan dengan tahun sebelumnya program-program F&B, seperti pemesanan hampers dapat dibilang sangat baik," kata Abhi.

Perubahan terbesar yang dirasakan dalam permintaan menginap pada periode Natal dan Tahun Baru dibandingkan tahun lalu adalah kini tamu didominasi oleh pasar domestik.

Sementara itu, Director of Communications Shangri-La Hotel Jakarta Debby Setiawaty menuturkan tingkat okupansi serta meningkat secara signifikan dibandingkan awal 2020 pada masa-masa awal pandemi.

"Sebagian alasan di balik tingkat minat yang lebih kuat adalah karena sebagai hotel, kami telah mengembangkan penawaran demi memenuhi kebutuhan para tamu pada saat ini," ujar Debby.

Di masa pandemi ini, Shangri-La merombak acara perayaan akhir tahun di hotelnya agar penerapan protokol kesehatan tertap terjaga. Acara-acara yang mengundang keramaian seperti pertunjukan musik kini tidak dilaksanakan.

Sebagai gantinya, Shangri-la menawarkan perayaan tahun baru yang lebih intim, termasuk penawaran pengiriman menu ke rumah untuk perayaan Natal dan Tahun Baru

"[Ini] memungkinkan para tamu untuk menikmati santapan lezat kami dalam kenyamanan rumah mereka. Para tamu yang ingin tetap menikmati santap langsung di restoran kami, mereka masih dapat melakukannya,” ungkap Debby.

Selain menerapkan protokol kesehatan ketat agar konsumen merasa aman dan nyaman, penawaran menarik jadi salah satu strategi agar masyarakat berani kembali menginap di hotel, terutama ketika perjalanan ke luar kota masih dibatasi.

Serangkaian pilihan paket menginap diperkenalkan selama musim liburan, seperti penyajian makanan gaya Rijsttafel di dalam kamar, brunch tahun baru hingga permainan daring berhadiah sampai menginap gratis semalam bila tamu menginap selama empat malam berturut-turut.

Menyambut 2021, pelaku industri perhotelan optimistis situasi akan membaik terlebih bila program vaksin berhasil dijalankan sehingga aktivitas bisa kembali normal.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Sumber : Antara