Sebanyak 3.000 Pelanggan PLN Telah Aplikasikan PLTS Atap

Sebanyak 3.000 Pelanggan PLN Telah Aplikasikan PLTS AtapPLTS atap terpasang di sebuah gedung di Denpasar, Bali. - Bisnis/Feri Kristianto
22 Januari 2021 10:17 WIB Muhammad Ridwan Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Sebanyak 3.000 pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang telah mengaplikasikan pembangkit listrik tenaga surya atap.

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral  Harris menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, kapasitas terpasang adalah sebesar 21 megawatt (MW). Namun, menurutnya, jumlah itu masih belum terlalu besar.

Kendati demikian, Harris mengungkapkan bahwa pemerintah terus membenahi regulasi yang ada agar pemanfaatan PLTS atap bisa lebih bergairah ke depannya.

Baca juga: 10 Sekolah di Jogja Jadi Contoh Pembelajaran Tatap Muka

Dia menuturkan bahwa pemerintah telah melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan PLN.

"Semoga kita bisa bikin satu revisi lagi agar akselerasi PLTS atap dari sisi regulasi dan implementasi bisa berjalan dengan baik," katanya pada Kamis (21/1/2021).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan bahwa revisi regulasi diperlukan untuk meningkatkan minat pelanggan PT PLN (Persero), baik pelanggan rumah tangga maupun industri untuk memasang PLTS atap.

Kementerian ESDM menargetkan revisi regulasi mengenai pemanfaatan PLTS atap dapat selesai tahun ini.

"Target kami itu kira-kira dalam bayangan saya 3 bulan ke depan selesai revisi permen [Peraturan Menteri] PLTS rooftop," ujar Dadan.

Baca juga: Ini Penyebab RS di Sleman Tak Bisa Maksimal Tambah Bed untuk Pasien Covid-19

Dengan adanya revisi regulasi ini, Dadan optimistis kapasitas PLTS atap dapat terakselerasi.

Tahun ini, Kementerian ESDM menargetkan kapasitas terpasang PLTS atap dapat mencapai 70 megawatt (MW).

Sumber : bisnis.com