Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Suasana Milad ke-14 BPD DIY Syariah secara daring, Jumat (19/2/2021)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Memperingati milad ke-14, BPD DIY Unit Usaha Syariah (UUS) berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem ekonomi syariah sekaligus berinovasi dengan berbagai kemajuan digital.
Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmat, menjelaskan dengan aset Rp1,3 triliun, BPD DIY ingin lanjutkan perkembangan BPD DIY UUS bersama masyarakat dengan membangun ekosistem ekonomi syariah.
"Kemarin ada pengumpulan dana LazizNU untuk korban bencana Kalimantan Selatan. Cuma rekeningnya kok tidak ada BPD Syariah. Karena di Jogja, bagaimana BPD DIY agar hadir bersama masyarakat," ujarnya dalam Milad ke-14 BPD DIY UUS secara daring, Jumat (19/2/2021).
Dalam milad ini juga dilaksanakan penandatanganan MOU dengan dua lembaga zakat yakni LazizMu dan LazizNU untuk pengoptimalan BPD DIY UUS dalam membangun ekosistem ekonomi syariah.
"Ayo bersama kita bentuk ekosistem masyarakat ekonomi syariah. Baik penerima zakat by rekening non tunai dan peran serta masyarakat lebih mudah beramal sodakoh. Ada gerakan jumat berkah dari BPD syariah. Ada tempat-tempat ibadah, panti, laziz untuk disalurkan," katanya.
Di samping itu, BPD DIY UUS juga memiliki jaringan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan penyaluran dana untuk pembiayaan yang bersifat syariah. "Pembiayaan Rp900 miliar untuk di DIY, meliputi UMKM maupun investasi lain, salah satunya rumah sakit," katanya.
Ia juga menargetkan untuk bekerja sama dengan Dewan Masjid. Menurutnya, potensi dana umat di masjid cukup besar dan sayang jika hanya berakhir di kotak infaq. "Kalau di rekening dan tersalur di bank syariah, ada pengendapan dana sehingga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi syariah," katanya.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Edhie Gunawan, mengatakan milad ke-14 ini menjadi bukti BPD DIY bisa berkembang dari waktu ke waktu. "BPD DIY senantiasa berinovasi menggulirkan program bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ia berharap BPD DIY dapat terus mendukung UMKM khususnya di masa pandemi dan inovasi bisa terus dilakukan sesuai perkembangan digital. Dalam milad ini juga digelar pengajian dengan tema Teknologi dan Pembangunan Umat, yang diisi oleh Rektor UII, Prof. Fathul Wahid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Timnas AS memastikan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Australia 2-0. Simak hasil, klasemen, dan susunan pemain.
Dokter Tifa dirawat di RS Polri akibat GERD kambuh dipicu stres dan tidak makan. Kondisinya sempat lemah usai pemeriksaan.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul selama musim peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau
Rangkuman 10 berita terpopuler Jogja hari ini, dari lonjakan Alprazolam, wisata, cuaca, hingga dorongan perbaikan PSSI.
Paguyuban Jawa Tengah menggelar acara Gebyar Harmoni Budaya yang digelar di Pelataran Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat malam, 19 Juni 2026.