Utang Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Dividen BUMN Ditarik
Utang pemerintah tembus Rp10.293,69 triliun per Juni 2026. Sebagian dividen BUMN akan kembali masuk APBN sebagai cadangan fiskal.
Warga mengorder ojek online di Jakarta. /Bisnis-Abdurahman
Harianjogja.com, JAKARTA — Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono menjelaskan alasan di balik kesulian masyarakat mendapatkan pengemudi ojek online saat masa libur lebaran.
Menurut Igun, para pengemudi ojek online atau ojol, lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah saat Idulfitri 1442 H. Terlebih, bonus yang mereka dapatkan saat libur lebaran berkurang.
“Faktor utamanya sebenarnya adalah teman-teman ojek online ini lebih memilih untuk bersama dengan keluarganya masing-masing, karena memang di hari raya. Adanya keluhan-keluhan berkurangnya bonus itu juga dari teman-teman ojek online, itu [jadi] faktor mereka [memilih] lebih baik berkumpul bersama keluarga dibandingkan mencari order atau narik di jalanan,” jelas Igun kepada Bisnis, Sabtu (15/5/2021).
Igun juga menilai hal tersebut merupakan hal yang wajar karena biasanya perusahaan memberikan bonus yang lebih besar. Dengan demikian, bonus menjadi pertimbangan bagi para pengemudi ojol untuk mengambil order saat libur hari raya, di kala sebelum pandemi Covid-19.
Baca juga: Libur Idulfitri, Pengunjung GL Zoo Mulai Meningkat
“Itu yang diharapkan teman-teman [ojol] sehingga mereka punya pertimbangan bahwa dengan bonus apa adanya sekarang dan tidak ada penambahan menjelang hari raya atau bonus khusus selama hari raya,” tambahnya.
Igun lalu berharap agar pemerintah mengeluarkan program bantuan untuk para pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek daring. Lalu, di sisi perusahaan, Igun juga berharap kesejahteraan pengemudi ojol dapat lebih diperhatikan dengan menambahkan insentif atau bonus khususnya pada hari raya.
“Sehingga teman-teman ojek online merasa sangat dihargai apalagi yang tetap mencari order saat seharusnya mereka libur. Nilai besarannya juga harus lebih besar dari bonus harian biasa,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Utang pemerintah tembus Rp10.293,69 triliun per Juni 2026. Sebagian dividen BUMN akan kembali masuk APBN sebagai cadangan fiskal.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.