Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Bidang Kesehatan, Kekayaannya Melonjak Karena Pandemi

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Bidang Kesehatan, Kekayaannya Melonjak Karena PandemiJiang Rensheng
01 Agustus 2021 13:27 WIB Jessica Gabriela Soehandoko Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi virus corona menyebabkan banyak aktivitas ekonomi terdampak. Namun, ada jenis usaha yang meningkat di masa pandemi ini.  Naiknya permintaan di bidang medis meningkatkan keuntungan bagi beberapa perusahaan.

Beberapa perusahaan yang diuntungkan di bidang kesehatan saat pandemi ini diperoleh berbagai pihak seperti pembuat vaksin, produsen vaksin, hingga produsen tes diagnostik. Permintaan tersebut melonjak dan mendorong pertumbuhan di bidang kesehatan.

Beberapa miliarder di bidang kesehatan, terutama pada 10 orang terkaya di dadftar ini memperoleh keuntungan yang meroket dengan rata-rata sebesar 100 persen selama setahun terakhir menurut Forbes. Selain itu, kinerja miliarder di bidang kesehatan terlihat kuat terutama yang didominasi dari negara China.

Untuk lebih rincinya, berikut daftar 10 orang terkaya di bidang kesehatan pada tahun 2021, yang dilansir dari Forbes pada hari Rabu (07/04/2021) yakni sebagai berikut.

1. Jiang Rensheng & keluarga

Kekayaan bersih: US$24,4 miliar
Sumber kekayaan: vaksin
Asal: China
Jiang adalah ketua produsen vaksin Chongqing Zhifei Biological Products. Saham Zhifei melonjak musim panas lalu terutama setelah memenangkan persetujuan untuk uji coba vaksin Covid-19 yakni pada manusia.

2. Li Xiting

Kekayaan bersih: US$21.5 Miliar
Sumber kekayaan: perangkat atau alat medis
Asal: China
Li adalah pendiri dan ketua Mindray Bio-Medical Electronics, yang secara global memasok perangkat medis seperti ventilator ke rumah sakit. Kekayaannya kini hampir dua kali lipat pada tahun lalu.

3. Zhong Huijuan

Kekayaan bersih: US$19,7 Miliar
Sumber kekayaan : farmasi
Asal: China
Zhong mendirikan dan memimpin obat China Hansoh Pharmaceutical bersama dengan Sun Yuan yakni putrinya. Dirinya adalah wanita terkaya di dunia dan menikah dengan Sun Piaoyang yakni miliarder di bidang kesehatan terkaya kelima.

4. Xu Hang

Kekayaan bersih: US$19,5 Miliar
Sumber kekayaan: persediaan medis
Asal: China
Xu merupakan pendiri dan direktur non-eksekutif pemasok perangkat medis yakni Mindray medical, dengan kekayaannya yang meningkat 74 persen sejak pandemi dimulai.

5. Sun Piaoyang

Kekayaan bersih: US$18,9 Miliar
Sumber kekayaan: farmasi
Asal: China
Sun adalah CEO dan pemegang saham mayoritas Jiangsu Hengrui Medicine, yakni raksasa farmasi di tiongkok yang pernah menjadi milik negara dan diperdagangkan secara publik. Sejak tahun lalu, saham Jiangsu Hengrui naik lebih dari 7 persen.

6. Chen Bang

Kekayaan bersih: US$17,9 Miliar
Sumber kekayaan: rumah sakit
Asal: China
Chen, pemimpin dari Aier Eye Hospital Group yang lokasinya telah menjangkau beberapa benua. Saham Aier kini naik lebih dari 67 persen sejak tahun lalu.

7. Thomas Frist Jr. & keluarga

Kekayaan bersih: US$15,7 Miliar
Sumber kekayaan: rumah sakit
Asal: Amerika Serikat
Pendiri HCA Healthcare dan salah satu operator rumah sakit terbesar di Amerika Serikat. Dirinya mengakhiri tahun 2020 dengan penjualan sebesar US$51,5 miliar yang didorong dengan bantuan pemerintah federal terkait pandemi.

8. Seo Jung-jin

Kekayaan bersih: US$14,2 MILIAR
Sumber kekayaan: biopharma
Asal: Korea Selatan
Pendiri perusahaan biofarmasi Celltrion yang kekayaan bersihnya meningkat lebih dari dua kali lipat selama pandemi. Dirinya mengundurkan diri sebagai ketua pada akhir tahun 2020 dan memfokuskan usahanya pada startup dalam tes darah.

9. Cyrus Poonawalla

Kekayaan bersih: US$12,7 Miliar
Sumber kekayaan: vaksin
Asal: India
Mendirikan Serum Institute of India, kini Poonawalla menjadi pembuat vaksin terbesar di dunia, pada tahun 1966. Kini, dirinya berencana untuk meningkatkan produksi vaksin Oxford-AstraZeneca hingga 100 juta dosis sebulan.

10. Cen Junda

Kekayaan bersih: US$11,6 Miliar
Sumber kekayaan: farmasi
Asal: China
Kekayaan Cen berasal dari saham Hansoh Pharmaceutical dan Jiangsu Hengrui, yang dalam setahun terakhir sahamnya masing-masing naik 42% dan 7%, dan pada saat itu kekayaannya naik dua kali lipat.

Sumber : Bisnis.com