IGBF 2026 Hadir di Yogyakarta, Dorong Rumah dan Bangunan Indonesia Menuju Net Zero
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Webinar Manajemen Usaha bagi Pelaku IKM secara daring yang digelar oleh Disperindag DIY dengan tema Perencanaan Bisnis, Kamis (29/7/2021)./Ist
Harianjogja.com, JOGJA-Pandemi Covid-19 berdampak terhadap keberlangsungan industri kecil menengah (IKM) di DIY. Ada insutri yang merugi hingga akhirnya harus merumahkan karyawannya karena gulung tikar.
Dalam rangka mewujudkan tugas dan fungsi serta dalam rangka pemulihan kinerja sektor industri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyelenggarakan Webinar Manajemen Usaha bagi Pelaku IKM dengan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi. Webinar ini akan diselenggarakan sebanyak 12 kali dengan mengangkat 12 tema dan akan dilaksanakan pada bulan Juli hingga Desember 2021. Webinar pertama telah berlangsung pada Kamis (29/7/2021) lalu dengan mengusung tema "Perencanaan Bisnis".
Kepala Disperindag Aris Riyanta menyampaikan sektor industri DIY diantaranya ditopang oleh industri kecil menengah (IKM). Pelaku IKM DIY tahun 2020 tercatat sebanyak 96.597 unit usaha, terdiri dari sektor industri pangan, industri sandang dan kulit, industri kimia dan bahan bangunan, industri logam dan elektronika serta industri kerajinan.
"IKM DIY menyerap tenaga kerja sebanyak 355.319 orang. Dengan nilai investasi sebesar Rp1,99 triliun dan nilai produksi sebesar Rp12,46 triliun," tutur Aris dalam sambutannya.
Melihat besarnya kontribusi sektor IKM terhadap perekonomian DIY tersebut Aris menyebut diperlukan berbagai program kegiatan pembinaan kepada IKM untuk mencapai pemulihan kinerja sektor industi yang terpuruk akibat pandemi. Salah satunya dengan kegiatan pelatihan IKM melalui webinar tersebut.
Dalam paparannya, Risa Virgosita selaku Dosen FEB UGM menjelaskan perencanaan bisnis sangat dibutuhkan saat akan membangun suatu bisnis kendati hal ini kerap dikesampingkan oleh pelaku IKM. Secara singkat ia memaparkan bahwa rencana bisnis adalah dokumen yang menggambarkan aspek-aspek internal dan ekstrenal dari bisnis itu sendiri.
"Aspek internal menjelaskan bisnisnya tentang apa, mereknya apa, bagaimana SDM-nya, juga keuangannya. Sementara eksternal itu kondisi industri, analisis kompetitor, dan strateginya untuk memenangkan pasar," katanya.
Rencana bisnis perlu disiapkan dengan baik karena akan dibaca oleh investor, bank, pemasok, konsultan bisnis, calon pelanggan, dan juga karyawan/anggota tim.
Menurutnya proses pembuatan rencana bisnis juga menjadi sarana introspeksi terhadap bisnis yang sedang dibangun. "Misalnya apakah ide bisnisnya masuk akal atau tidak, apakah bnisns ini berjalan dengan baik, siapa konsumen, apakah bisnis ini akan menjawab kebutuhan," tuturnya.
Sementara itu Asri Meikawati Hazim selaku Pemilik Ndalem Indonesia yang juga menjadi pemateri dalam webinar tersebut mengatakan ada tujuh pilar perencanaan bisnis antara lain dari sisi bisnisnya, produk, legalitas, tim, keuangan, marketing, dan distribusi.
Dari segi bisnis, ia menjelaskan mengapa membangun bisnis coklat karena indonesia penghasil kakao terbanyak no-3 di dunia tetapi pasca panennya belum baik, pekerjanya juga kebanyakan sudah berumur di atas 45 tahun dan konsumsi indonesia terhadap cokelat premium sulit. Ketiga alasan itu mengantarkannya untuk membuka bisnis cokelat Ndalem dan bisa bertahan hingga delapan tahun ini.
"Semakin kuat alasan membangun bisnis, semakin kita punya alasan untuk mempertahankan bisnis kita," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Meta Description:Slemania, BCS, Brajamusti dan The Maident menandatangani komitmen bersama menjaga keamanan dan kondusivitas Super League 2026/2027.
JJLS Kelok 23 dinilai membuka peluang pengembangan wisata selatan DIY dengan mendorong kunjungan, okupansi hotel, dan belanja wisatawan.
Empat perwakilan Sleman masuk daftar sementara kontingen DIY untuk SEA Games 2026, terdiri atas atlet, pelatih, wasit, dan mekanik.
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Polda DIY belum memutuskan laga derbi PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta digelar dengan penonton. Evaluasi keamanan dilakukan hingga hari H.