Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu adalah Menggeseknya dengan Kertas

Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu adalah Menggeseknya dengan KertasIlustrasi emas batangan - Bloomberg
28 September 2021 14:47 WIB Restu Wahyuning Asih Ekbis Share :

Harianjogja.com, SOLO - Harga emas terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.

Tak seperti saham yang lain, emas tergolong jenis investasi yang stabil.

Namun ternyata, seseorang yang ingin terjun ke dunia investasi emas harus lebih hati-hati. Pasalnya, banyak penipuan investasi emas bodong yang marak di tengah masyarakat.

Emas palsu banyak bertebaran dengan bahan utama kuningan.

Cara terbaik untuk memastikan keaslian emas adalah dengan melakukan pembelian melalui situs resmi, yang juga memberikan sertifikat keaslian produk.

Meskipun membedakan emas palsu bisa dilakukan secara mandiri tanpa harus ke toko emas.

Nah, berikut cara membedakan emas asli atau palsu secara mudah:

1. Lihat fisik emas

Sebetulnya, emas asli dan palsu memiliki perbedaan mencolok dalam bentuk fisiknya.

Emas palsu yang terbuat dari bahan kuningan, biasanya lebih gelap dan kusam. Sedangkan emas yang asli, memiliki warna yang mengkilap, berkilau dan lebih kuning.

2. Gesekkan ke keramik atau kertas

Coba gesekkan emas yang Anda miliki ke keramik atau kertas. Ketika menggoreskan pada kertas atau keramik, emas asli tidak akan tergores sama sekali.

Lain halnya, dengan logam lain atau emas palsu, mereka akan meninggalkan goresan-goresan kecil.

Meskipun memang cara ini bisa menimbulkan risiko merusak emas, jika menggosok dengan terlalu kencang.

3. Digigit

Emas adalah logam mulia lunak, sehingga mudah sekali dibentuk. Semakin tinggi kadar karatnya, maka emas akan jadi semakin lunak.

Cara mengetahui asli dan palsunya emas tersebut paling mudah adalah dengan menggigit bagian permukaan emas.
Jika setelah digigit ada bekas gigitan yang tertinggal, itu artinya emas asli.

Walaupun demikian, sangat disarankan sekali agar tidak buru–buru membelinya.

Karena bisa jadi material yang menyusun emas palsu itu adalah timah karena timah juga termasuk golongan logam lunak.

4. Dekatkan dengan magnet

Cara yang paling mudah untuk mengetahui kadar keaslian emas adalah dengan mendekatkan perhiasan ke magnet.

Emas pada dasarnya termasuk logam yang sifatnya nonmagnetis sehingga jika didekatkan dengan magnet, emas tidak akan tertarik atau pun menempel.

Namun perlu diingat, emas palsu juga bisa saja terbuat dari bahan yang juga bersifat nonmagnetis.

5. Teteskan asam

Cara yang bisa dibilang ampuh untuk membuktikan keaslian emas yakni dengan cara meneteskan asam nitrat.

Langkah ini banyak dipakai oleh para pedagang dan penjual emas untuk mengetahui keaslian barang.

Namun perlu diingat, meneteskan asam nitrat tak boleh sembarangan dan harus sesuai dengan kadar yang dibutuhkan.

Tak hanya itu, cairan ini juga cukup berbahaya bagi tubuh dan pernapasan.

Hasil tetesan asam nitrat ke emas palsu berbahan besi akan menjadikan logam ini berubah menjadi warna hijau. Jika berubah jadi kuning, berarti ini merupakan kuningan yang beri lapisan emas.

Bila berubah jadi warna susu, maka logam tersebut adalah perak yang diberi lapisan emas. Tetapi jika tidak berubah warna, logam tersebut merupakan emas murni

Sumber : JIBI/Bisnis.com