Persiapkan SDM Perhotelan dalam Masa PPKM Level 3, IHGMA DPD Yogyakarta Hadirkan GM Talks

Persiapkan SDM Perhotelan dalam Masa PPKM Level 3, IHGMA DPD Yogyakarta Hadirkan GM TalksHeryadi Baiin selaku Ketua IHGMA Yogyakarta secara simbolis memberikan sertifikat kepada peserta GM Talks, Kamis (7/10/2021) - Ist
08 Oktober 2021 12:27 WIB Media Digital Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA-GM Talks merupakan program dari Divisi pelatihan, akreditasi dan sertifikasi IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association ) DPD Yogyakarta dengan mengusung tema Latest Consumer Trends yang dilaksanakan di Dewi Sri Ballroom The Atrium Hotel and Resort pada Kamis (7/10/2021).

"GM Talks menjadi salah satu sarana sharing antar General Manager, HOD [Head Of Department] bahkan hingga level staff, dengan materi-materi terupdate mengenai industri perhotelan dan juga motivasi untuk jenjang karir di perhotelan”, ujar Herryadi Baiin selaku Ketua IHGMA DPD Yogyakarta dalam rils yang diterima Harianjogja.com, Jumat (8/10/2021).

Kegiatan yang bertujuan untuk mempersiapkan SDM di perhotelan khususnya member IHGMA dalam menghadapi masa PPKM level 3.

GM Talk kali ini menghadirkan narasumber yaitu Dimas Witjaksana Brand Advisor & Bussines Gmedia ia menjelaskan tentang pentingnya digital marketing dalam menghadapi consumer trend yang berbeda “kita harus mengetahui dulu Brand DNA, Brand Core Value, Brand Add Valued disusul dengan Know Your Audience yang terakhir adalah Brand DNA akan menghasilkan diferensiasi, dengan sungguh-sungguh dan penuh konsistensi hingga menjadi sebuah spesialisasi pada sebuah brand sehingga brand yang kita jual tepat sasaran”, ungkapnya.

Dilanjutkan sesi tanya jawab, pemberian sertifikat secara simbolis kepada peserta dan ditutup dengan santap malam bersama yang disajikan oleh The Atrium Hotel and Resort sehingga menambah keakraban antar member IHGMA DPD Yogyakarta yang hadir.

“Program GM Talk yang berkelanjutan ini diharapkan pada saat masa normal kembali (pasca pandemi) seluruh elemen sudah siap untuk menghadapi consumer trend yang tentunya berbeda dengan kondisi sebelum pandemi Covid-19”, imbuh Baiin. (ADV)