Advertisement

Ekonom Sarankan Jogja Angkat Potensi Lokal untuk Hadapi Krisis Global

Herlambang Jati Kusumo
Senin, 08 Agustus 2022 - 11:37 WIB
Bhekti Suryani
Ekonom Sarankan Jogja Angkat Potensi Lokal untuk Hadapi Krisis Global Ilustrasi UMKM - Bisnis Indonesia/Rachman

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pakar Ekonomi, Edy Suandi Hamid menyarankan untuk mengangkat potensi lokal yang ada di DIY, untuk menghindari tantangan global, inflasi dan resesi. Kondisi global yang ada saat ini, dinilai sedikit banyak mempengaruhi ekonomi DIY.

Rektor Universitas Widya Mataram itu mengatakan saat ini kondisi global yang ada, salah satunya perang Rusia dan Ukraina cukup berpengaruh pada harga kebutuhan pokok. Untuk mengantisipasi dampak dari kondisi global tersebut, ia menyarankan agar Pemda DIY dapat mengangkat potensi lokal yang ada.

“DIY perlu mendorong potensi lokal yang ada di DIY, agar terhindar dari inflasi itu. Mendorong UMKM yang ada di DIY. Proyek-proyek yang ada dikerjakan dari tenaga lokal, bukan berarti tertutup dari daerah lain ya,” ucap Edy, Senin (8/8).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Edy mencontohkan saat awal pandemi Covid-19 masuk, potensi lokal juga yang menyelamatkan ekonomi DIY. “Saat awal Covid-19 misal, pertanian potensi yang ada di DIY yang menyelamatkan pertumbuhan ekonomi. Bagaimanapun DIY masih agraris ya, hal tersebut yang harus dijaga sampai dengan saat ini,” kata Edy.

BACA JUGA: GKR Hemas dan Menantu Ikut Meriahkan Kirab Budaya HUT Kalurahan Sabdodadi

Meski dibayangi inflasi, Edy mengatakan cukup optimis untuk pertumbuhan ekonomi juga masih akan berlanjut. Mantan Rektor UII itu memperkirakan ekonomi DIY pada tahun ini bisa tumbuh di atas 5%, dengan potensi pariwisata dan pendidikan yang ada.

“Jika dibandingkan dengan Bali, atau daerah lain DIY masih diuntungkan. Pariwisata sudah mulai menggeliat di DIY. Pendidikan juga sudah mau berjalan secara offline. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Hanya saja perlu menjadi perhatian juga agar tetap menjaga protokol pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bank Indonesia (BI) DIY, Budiharto Setyawan mengatakan ke depan, prospek pemulihan ekonomi diperkirakan masih akan berlanjut. Diketahui sebelumnya, BI DIY memproyeksi pertumbuhan ekonomi di DIY pada 2022 sebesar 4,9% - 5,7% (yoy).

“Namun demikian terdapat beberapa risiko yang perlu diwaspadai, antara lain masih berlangsungnya krisis pangan dan energi akibat ketegangan geopolitik, disrupsi rantai pasok, serta peningkatan kasus Covid-19,” ucap Budiharto.

Advertisement

Berkenaan dengan itu, Kantor Perwakilan BI DIY akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi DIY yang tengah terjadi.

 

  

Advertisement

 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Tak Hanya Soal Kontrasepsi, Kampung KB di Jogja Garda Pembangunan Kesejahteraan

Jogja
| Jum'at, 30 September 2022, 07:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement