Advertisement

Pemuda Jogja Ini Sukses Kembangkan Bisnis TI hingga Tembus Pasar ASEAN

Arief Junianto
Jum'at, 02 Desember 2022 - 08:47 WIB
Arief Junianto
Pemuda Jogja Ini Sukses Kembangkan Bisnis TI hingga Tembus Pasar ASEAN

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Usia muda kini bukan lagi menjadi penghalang untuk membangun dan mengembangkan sebuah bisnis. Bahkan, anak muda Indonesia sudah seharusnya mulai mengembangkan inovasi baru untuk memajukan bangsa Indonesia, salah satunya di bidang teknologi informasi dan software developer.

Salah seorang pemuda Jogja ini adalah salah satu yang berhasil mengembangkan perusahaan hingga menembus pasar ASEAN lewat berdirinya perusahaan Coding Collective. 

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Abdul Latif Ikhlashul Mukmin, seorang Chief Technology Officer (CTO) Coding Collective yang berhasil menginspirasi anak muda Indonesia khususnya dari DIY karena kemampuannya dalam mengembangkan perusahaan ini. di perusahaan itu, Abdul juga merupakan Co-Founder.

Berdirinya Coding Collective awalnya dikembangkan oleh dua orang, termasuk Abdul. Dengan segala kegigihannya, saat Coding Collective bisa dibawanya sampai ke pasar ASEAN dan telah memiliki lebih dari 50 karyawan berkat segala kemampuan dan pengalaman profesionalnya.

“Coding Collective itu berdiri karena berawal dari saya jabatan sebagai Product Manager. Pada saat itu terdapat belasan teknisi online yang membangun dua proyek yaitu online ticketing dan video broadcasting. Di situ saya mendapat kendala dari SDM-nya. Kemudian, project ini kebanyakan menggunakan developer dari Myanmar, dimana menurut saya untuk kebutuhan project seperti ini SDM dari Indonesia saja sebenarnya sudah mampu,” kata Abdul melalui rilis, Kamis (13/10/22).

BACA JUGA: Ada Promo Menarik untuk Liburan Akhir Tahun Ini di Grand Rohan, Cek di Sini

Masalah yang dihadapi Abdul saat itu justru menjadi akar solusi untuk mulai membuka peluang bagi developer Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan bakatnya. Jika dilihat dari karya, sebenarnya tidak sedikit orang yang minim fasilitas sehingga karyanya menjadi dipandang sebelah mata.

itulah sebabnya, berdirinya Coding Collective juga bisa menjadikan developer Indonesia untuk mulai mengembangkan karirnya hingga ke kancah internasional.

Abdul mengungkapkan bahwa Coding Collective memiliki dua fokus utama berdasarkan lingkup bidangnya, yaitu Software House dan IT Outsourcing.

Coding Collective, kata dia, memiliki skala project yang sudah mencapai lingkup internasional dengan menerapkan standardisasi internasional dalam pengerjaannya. Negara-negara yang sudah termasuk di dalamnya yaitu Singapura, Dubai, Korea, Filipina, Amerika Serikat, Myanmar, dan Taiwan.

Selain itu, Coding Collective juga membantu membangun talenta yang kompeten di setiap fokus bidangnya. Dengan mendirikan homebase perusahaan di Indonesia, itu tidak menjadi penghalang untuk tetap memiliki fokus project berbasis internasional. "Ini juga menjadi cara untuk menjadikan talent TI Indonesia bisa sukses hingga pasar internasional," ucap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Wisata Plunyon Merapi Kembali Dibuka

Sleman
| Kamis, 02 Februari 2023, 18:07 WIB

Advertisement

alt

3 Tempat Dingin di Sleman, Cocok Buat Healing

Wisata
| Kamis, 02 Februari 2023, 12:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement