Advertisement

Mendag Zulhas Klaim Harga Pangan Stabil Jelang Libur Nataru, Segini Hasil Pantauannya

Annasa Rizki Kamalina
Jum'at, 23 Desember 2022 - 11:27 WIB
Arief Junianto
Mendag Zulhas Klaim Harga Pangan Stabil Jelang Libur Nataru, Segini Hasil Pantauannya Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat mengunjungi Pasar Cibubur, Jakarta, Kamis, 16 Juni 2022 / Dokumen Biro Humas Kemendag.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan mengklaim pasokan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam kondisi aman. Selain itu, harga pangan baik di tingkat supermarket dan pasar tradisional dalam posisi stabil cenderung turun. 

Dalam tinjauannya di Super Indo Pajajaran, Bogor, Mendag yang akrab disapa Zulhas ini melaporkan bahwa harga yang ada di pedagang sesuai dengan arahan pemerintah.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Hari ini kami ke Super Indo, di sini harganya enggak tawar-tawar ya, harganya sudah pasti. Jadi sampai di sini kami lihat harga stabil dan memang data dari BPS kan data inflasi kita turun dari 5,7 persen sekarang 5,4 persen. Artinya ada beberapa barang pokok yang harganya turun,” kata Zulhas di Bogor, Jumat (23/12/2022).

Zulhas menyampaikan, harga pangan di Super Indo stabil, seperti gula di angka Rp13.500 per kilogram (kg) dan telur ayam Rp22.000 per kg.

BACA JUGA: BI Resmi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5%

Kemudian, harga minyak goreng Rp14.000 per liter, daging sapi Rp130.000 per kg, bawang Rp30.000 per kg dan harga daging ayam berkisar Rp33.000-35.000 per kg.

Sementara itu, harga beras dari Perum Bulog dengan jenis medium berada sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp9.450 per kg.

Zulhas tidak memungkiri masih ada beberapa komoditas pokok yang mengalami kenaikan seperti tahu tempe akibat bahan bakunya, yaitu kedelai, masih dalam harga yang tinggi. “Sekarang kedelai memang lagi mahal antara Rp13.000-Rp14.000 per kg,” ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa Pemerintah Daerah dapat memanfaatkan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) dari APBD untuk membantu biaya distribusi pangan di wilayahnya masing masing, bila harga pangan naik lebih dari 5%.

Selain meninjau ketersediaan dan harga pangan di supermarket, Zulhas juga meninjau kondisi pangan di Pasar Kebon Kembang, Bogor, Jawa Barat.

Hasil blusukan ke pasar, Zulhas menjamin ketersediaan pangan untuk memenuhi permintaan Nataru dalam kondisi aman. “Di sini ada barang dan harga terjangkau. Harga stabil bahkan turun. Cabai turun sampai murah sekali, bawang turun, daging sapi serta ayam dan telur stabil,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan Bisnis.com (Jaringan Informasi Bisnis Indonesia/JIBI) di pasar tersebut, harga ayam cenderung normal, yakni di angka Rp35.000 per kg.

Sementara itu, bila memantau harga secara rata-rata nasional per hari ini dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, harga jenis pangan stabil cenderung naik untuk beberapa jenis, seperti gula (Rp14.400 per kg), daging sapi (Rp137.100 per kg), daging ayam (Rp36.900 per kg), cabai rawit merah (Rp53.500 per kg), dan bawang merah (Rp38.000 per kg).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Stikom Pamerkan Karya Mahasiswa di Tempat Bersejarah

Jogja
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Cacing-cacing di Terowongan Terbengkalai Ini Memancarkan Cahaya Biru di Malam Hari

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement