RUU Reforma Agraria Disahkan Hari Ini, Ada Lembaga Baru
RUU Reforma Agraria disahkan DPR hari ini. Regulasi ini mengatur pembentukan LPRA yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya peningkatan suku bunga simpanan dan kredit pada Desember 2022 sejalan dengan perkembangan kenaikan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR).
BACA JUGA: BI Naikkan Suku Bunga Acuan
"Pada Desember 2022 suku bunga pinjaman dan simpanan mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya sejala dengan peningkatan suku bunga acuan," jelas Bank Indonesia dalam laporan Analisis Uang Beredar, Selasa (24/1/2023).
Adapun, kenaikan tersebut terindikasi dari rata-rata tertimbang suku bunga kredit tercatat sebesar 9,15 persen atau meningkat empat basis poin (bps) bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Sementara itu, suku bunga simpanan berjangka juga tercatat alami peningkatan hampir di seluruh tenor. Secara lebih rinci, pada tenor satu bulan rata-rata suku bunga sebesar 3,96 persen pada Desember 2022 dari sebelumnya sebesar 3,7 persen pada November 2022.
Kemudian suku bunga simpanan tenor 3 dan 6 bulan masing-masing naik sebesar 4,19 persen dan 4,17 persen pada Desember 2022 dari 3,77 persen dan 3,88 persen pada bulan sebelumnya.
Adapun, suku bunga tenor 12 dan 24 bulan pada Desember 2022 masing-masing tercatat sebesar 4,71 persen dan 5,11 persen pada Desember 2022, sedangkan pada November 2022 masing-masing sebesar 4,36 persen dan 4,91 persen.
Alhasil, hal tersebut berdampak pada pertumbuhan tabungan hingga simpanan berjangka pada Desember 2022. "Tabungan tumbuh sebesar 7,4 persen yoy, setelah tumbuh sebesar 8,08 pesen yoy pada November 2022. Di sisi lain, simpanan berjangka tumbuh 2,6 persen yoy pada bulan laporan [Desember], setelah tumbuh sebesar 2,4 persen yoy pada bulan sebelumnya," tulis Bank Indonesia.
Sebagaimana diketahui hingga Desember 2022 Bank Indonesia telah mengerek suku bunga acuan sebanyak 5 kali mencapai level 5,5 persen atau telah naik sebesar 225 basis poin dalam kurun waktu 5 bulan terakhir tahun 2022.
Kenaikan suku bunga agresif tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengendalikan laju inflasi di Indonesia.
Terbaru, Bank Indonesia juga kembali menaikan suku bunga acuan pada rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18–19 Januari 2023 lalu.
"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Januari 2023 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen," jelas Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono dalam keterang tertulisnya, dikutip Selasa (24/1/2023).
Tak hanya menaikkan suku bunga acuan, suku bunga Deposit Facility juga turut naiksebesar 25 bps menjadi 5,00 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50 persen.
"Keputusan kenaikan suku bunga yang lebih terukur ini merupakan langkah lanjutan untuk secara front loaded, pre-emptive, dan forward looking memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
RUU Reforma Agraria disahkan DPR hari ini. Regulasi ini mengatur pembentukan LPRA yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Kulit terasa kesat setelah cuci muka bukan tanda benar-benar bersih. Dokter menjelaskan cara cleansing yang efektif tanpa merusak kulit.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.