Advertisement
Indonesia Diproyeksi Jadi Pusat Mode Muslim Dunia
Indonesia Diramal Bakal jadi Pusat Mode Muslim Dunia - Leny Rafael
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memprediksi Indonesia mampu menjadi pusat mode muslim dunia. Sebagai penduduk muslim terbanyak, Indonesia tentu berpeluang menjadi pelaku utama di industri modest fashion dunia.
Apalagi mengingat, tujuh jenama lokal kini ikut serta dalam peragaan busana internasional New York Fashion Week (NYFW) 2023, sehingga hal ini kian memperluas eksistensi mode busana karya anak bangsa, khususnya pakaian muslim.
Advertisement
Sebagai informasi, New York Fashion Week pagelaran pekan mode terbesar di dunia yang diselenggarakan pada bulan Februari dan September setiap tahunnya di New York City, Amerika Serikat.
"Saya rasa Indonesia punya potensi tersebut, karena kita punya orang-orang yang punya talenta, desainer-desainer hebat, saya berapa kali juga datang, saya percaya diri bahwa ini kita memang bisa, dan kita bisa tembus pasar internasional itu, percaya yakin saya bisa itu," jelasnya dalam konferensi pers Indonesia Now, di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2023).
Zulhas pun berpesan agar kesempatan di ajang bergengsi tersebut tidak disia-siakan oleh brand perwakilan Indonesia untuk bisa mendapatkan sejumlah manfaat, mulai dari penguatan nama brand, menjalin relasi dan mendapat informasi pasar soal market luar negeri.
Bidik Pasar Amerika
Tak tanggung-tanggung, Zulhas pun membidik pasar Amerika Serikat.
"Selain dikenal luas di dunia. Terus terang, di Amerika Serikat itu tujuan ekspor kita, karena punya jumlah penduduk yang mencapai 331 juta jiwa, penduduknya kaya dan negara tersebut menempati peringkat satu dunia sebagai importir produk fesyen,” ungkapnya.
Akan tetapi, untuk menembus pasar Internasional memang tidak mudah. Zulhas mengatakan tidak cukup hanya dengan pameran satu kali saja, misalnya hanya dengan satu kali masuk ke ajang New York Fashion Week.
"Tidak bisa sekali datang. Misalnya, teman-teman cuma datang ke New York Fashion Week, terus selesai, ya engga. Harus berkali-kali, mulai dari ikut yang London, Qatar, Dubai dan lain sebagainya. Pokoknya pameran antar negara sangat penting untuk bisa jalin relasi dan lihat market. Jadi, semua perlu usaha, ikhtiar, kolaborasi, dukung pemerintah, industri, dan lainnya,” jelasnya.
Zulhas pun mengatakan akan membantu pengusaha fesyen muslim. Dia bercerita telah berkeliling ke beberapa negara untuk menjalin kerja sama produk Indonesia.
"Kita akan coba terus kembangkan ini. Saya juga baru pulang dari Timur Tengah, Arab Saudi dari Qatar. Sebentar lagi, saya akan ke Mesir, Maroko, Nigeria. Kalau bisa, nanti teman-teman [brand ] di sini ya bisalah satu dua ikut," jelasnya.
Berkaitan dengan agenda New York Fashion Week 2023, nantinya tujuh jenama pakaian modest wear atau tertutup hingga aksesoris ini akan tampil sebagai bagian dari Indonesia Now pada 13 Februari 2023.
Masing-masing jenama akan menampilkan 10 tampilan atau karya terbaik sesuai dengan tren Fall/Winter 2023 dengan adanya lace details, puff sleeves, hingga pleated accents.
Adapun, merek lokal yang akan tampil, antara lain Buttonscarves, KAMI, Zeta Priv, Anggia Mawardi, Lenny Hartono, Nada Puspita, dan Ayu Dyah Andari x BT Batik Trusmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
- Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonom Soroti Ancaman Mobilitas
- Bukber di Kulonprogo, Santap Kambing Guling dengan View Bandara
- Promo Bright Gas Ramaikan Kampoeng Ramadan Jogokariyan 2026
- Menperin: Produksi Pikap Mampu Penuhi 70.000 Unit, Potensi Rp27 T
- BI Yakin Inflasi Ramadan 2026 Terkendali di Target 2,5 Persen
- Tukar Uang Baru Lebaran 2026 Lewat PINTAR BI Dibuka 26 Februari 2026
- Update Harga Emas Batangan 20 Februari 2026: UBS & Galeri24 Naik
Advertisement
Advertisement






