Advertisement

Laju Inflasi Tertahan Penurunan Tarif Angkutan Udara dan Telur.

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 03 Maret 2023 - 09:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Laju Inflasi Tertahan Penurunan Tarif Angkutan Udara dan Telur. Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia menilai peningkatan laju inflasi tertahan oleh berlanjutnya penyesuaian tarif angkutan udara serta penurunan harga telur. 

Untuk terus menekan laju inflasi, BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus mencermati kondisi terkini dan mengantisipasi risiko inflasi ke depan. "Terutama menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat ke kondisi pra-pandemi," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Budiharto Setyawan, Kamis (2/3/2023).

Advertisement

Menurut Budi, laju inflasi DIY yang kembali meningkat pada Februari 2023 sebesar 6,28% (yoy) lebih tinggi dari capaian inflasi pada Januari 2023. Bahkan realisasi inflasi tahunan DIY Februari 2023 relatif lebih tinggi dibandingkan nasional yang sebesar 5,47% (yoy). "Peningkatan laju inflasi tertahan oleh berlanjutnya penyesuaian tarif angkutan udara serta penurunan harga telur," katanya.

Berlanjutnya penurunan tarif angkutan udara, lanjut Budi sebagai dampak dari berakhirnya masa berlaku penerapan biaya tambahan oleh maskapai. Hal ini menjadi faktor yang menahan lanju inflasi. "Selain itu, tarif juga turun seiring dengan normalisasi permintaan terhadap angkutan udara yang terjadi pada periode off season pariwisata domestik," katanya.

Baca juga: Pemkot Jogja Akan Kembangkan Konsep Wisata Malam di Kotabaru

Selaras dengan normalisasi tarif angkutan udara, lanjut Budi, harga telur ayam ras juga melanjutkan deflasi seiring dengan ketersediaan pasokan yang meningkat. Produksi dari peternak ayam petelur sudah mulai normal setelah sempat mengalami pemotongan jumlah populasi akibat harga yang jatuh saat pandemi melanda. 

Berdasarkan pantauan Bank Indonesia melalui PIHPS, rata-rata harga telur ayam ras di DIY pada Februari 2023 mencapai Rp26.700 per kg, turun dari Januari 2023 yang mencapai Rp28.000 per kg. "Harga ini berada di bawah harga acuan Bapanas pada tingkat konsumen, yakni Rp27.000 per kg," jelas Budi.

Mencermati kondisi terkini dan mengantisipasi risiko inflasi ke depan terutama menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat ke kondisi pra-pandemi, BI DIY bersama Pemerintah Daerah melalui TPID DIY terus bersinergi. "Kami akan mencermati kondisi Inflasi dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, serta memperkuat koordinasi guna menjaga inflasi tetap rendah dan stabil,' katanya. 

Upaya lainnya dilakukan BI sinergi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan TPID akan terus dilanjutkan dan difokuskan diantaranya melalui operasi pasar, Kerjasama Antar Daerah (KAD), optimalisasi penggunaan lahan pekarangan atau urban faming, pengembangan pertanian off-.

BI, katanya, terus melakukan monseasonitoring implementasi kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET). "Hal-hal tersebut tersebut merupakan perwujudan komitmen Bank Indonesia, Pemerintah, serta seluruh stakeholder guna mencapai inflasi 2023 sesuai kisaran targetnya sebesar 3,0%±1%," katanya.

Diberitakan sebelumnya, BPS DIY mencatat pada Februari 2023, terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 6,28% di Jogja dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 116,08. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Kepala BPS DIY Sugeng Arianto mengatakan perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2023 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan BPS selama Februari 2023, di Kota Jogja terjadi inflasi y-on-y sebesar 6,28% atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 109,22 pada Februari 2022 menjadi 116,08 pada Februari 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Dugaan Keracunan Makanan di Gunungkidul: Satu Orang Meninggal Dunia, Empat Masih Dirawat

Gunungkidul
| Minggu, 26 Mei 2024, 17:57 WIB

Advertisement

alt

Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Setinggi 3,4 Meter

Wisata
| Minggu, 26 Mei 2024, 12:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement