Advertisement
Harga Rumah Diprediksi Kian Mahal di 2023, Ini Kisaran Kenaikannya
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan perumahan subdisi di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/1/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kenaikan harga rumah diramal akan terus berlanjut sepanjang tahun 2023. Pakar properti memperkirakan harga rumah akan naik antara 4-5 persen di 2023 ini.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI), Panangian Simungkalit, mengatakan kenaikan pasti akan terjadi, semata-mata karena tingkat inflasi (cost push inflation) dan kenaikan harga-harga bahan bangunan yang memicu kenaikan harga rumah.
Advertisement
"Jadi kenaikan harga bukan karena kenaikan permintan, sehingga kenaikannya juga jadi tidak banyak paling-paling di sepanjang tahun ini sekitar 4-5 persen," kata Panangian kepada JIBI/Bisnis, Jumat (19/5/2023).
BACA JUGA : Anak Muda Mendominasi Pasar Properti di DIY
Berdasarkan data Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal I/2023 mengalami kenaikan sebesar 1,79 persen year-on-year (yoy).
Kenaikan IHPR yang masih terbatas terutama terjadi pada rumah tipe menengah yaitu sebesar 2,76 persen yoy, tipe rumah kecil dan besar juga meningkat terbatas sebesar 1,77 persen yoy dan 1,36 persen yoy.
Di samping melonjaknya harga rumah, penjualan rumah mengalami kontraksi sebesar 8,26 persen yoy. Sementara, secara kuartalan, penurunan terjadi 11,03 persen dari kuartal sebelumnya.
Namun, Panangian menampik kenaikan harga rumah menjadi penyebab turunnya penjualan. Sebab, kenaikan harga telah terjadi sejak tahun 2022 lalu yang ditandai dengan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 7,9 persen. Dia memperkirakan KPR akan tumbuh 9-10 persen tahun ini.
"Ya mungkin segmen tertentu dan karena masih di kuartal pertama. Biasanya kenaikan penjualan properti residential itu lebih terlihat pada semester 2," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Sri Purnomo Bantah Dana Hibah Pariwisata Sleman Terkait Pilkada
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Impor 105.000 Pikap India Diprotes Buruh, Ini Alasannya
- OJK Tegaskan Influencer Keuangan Bisa Disanksi Jika Merugikan Publik
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026, UBS Rp3,099 Juta per Gram
- Harga Pangan Hari Ini Turun, Daging Sapi Rp137.867 per Kg
- Menaker Ingatkan Sanksi bagi Perusahaan yang Telat Bayar THR
Advertisement
Advertisement







