Kontingen Jogja Juara Umum Porseni KA 2026, Borong Lima Medali
Kontingen Yogyakarta meraih gelar juara umum PORSENI KA 2026 dengan torehan dua emas, dua perak, dan satu perunggu dari berbagai cabang lomba.
Pedagang beras di Pasar Beringharjo menimbang berasnya. /Harian Jogja-Stefani Yulindriani.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil DIY Ninik Setyowati memastikan stok beras yang dimiliki masih aman hingga enam bulan ke depan. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sampai tiba masa panen di awal tahun 2024.
Dia mengatakan sampai saat ini pengadaan beras terus dilakukan dengan mekanisme komersial. Di mana jumlahnya menyesuaikan dengan permintaan pasar.
"Stok yang dimiliki Bulog DIY masih aman hingga enam bulan ke depan, sehingga masih cukup sampai dengan masa panen di awal tahun nanti. Selain itu, kami juga masih menerima move dari Bulog DKI dan Jawa Tengah sehingga dapat menambah stok yang ada saat ini," ucapnya, Sabtu (7/10/2023).
BACA JUGA : Harga Beras Terus Naik, Disperindag Sleman Segera Operasi
Sebagai upaya intervensi pasar ketika harga beras melambung pada saat musim kemarau panjang, Bulog menggelontorkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak-banyaknya. Sehingga pasokan beras ke pasar dapat terjaga, baik melalui program Bantuan Pangan maupun program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
"Saat ini Bulog fokus untuk menambah pasokan ke pasar dalam rangka menahan harga sehingga harga stabil," katanya.
Kenaikan harga gabah/beras, kata Ninik, umumnya dipengaruhi oleh suplai dan demand di pasar, yakni ketika pasokan berkurang akibat panen menurun, sementara permintaan pasar terus ada.
"Dalam rangka meningkatkan suplai beras di pasar, Bulog DIY melakukan upaya intervensi pasar," lanjutnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat rata-rata harga gabah pada September 2023 kompak naik, baik di tingkat petani dan penggilingan secara bulanan atau month-to-month (mtm).
Statistisi Ahli Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono mengatakan di tingkat petani harga Gabah Kering Giling (GKG) meningkat 19,62% mencapai Rp7.016,67 per kg, sementara di tingkat penggilingan naik 19,16% mencapai Rp7.100 per kg.
BACA JUGA : Harga Beras di Bantul Masih Tinggi, Distribusi Beras Murah
Kemudian untuk Gabah Kering Panen (GKP) harga di tingkat petani meningkat 28,45% menjadi Rp6.330 per kg, dan GKP di tingkat penggilingan naik 28,31% menjadi Rp6.387,50 per kg. "Di tingkat petani dan penggilingan, bahwa ada kenaikan harga gabah, baik GKG maupun GKP," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kontingen Yogyakarta meraih gelar juara umum PORSENI KA 2026 dengan torehan dua emas, dua perak, dan satu perunggu dari berbagai cabang lomba.
Revisi Perbup JPS Sleman memasukkan skema bantuan ternak mati dan ditargetkan terbit pada tahun ini untuk membantu peternak.
Presiden Prabowo memimpin rapat antisipasi El Nino, cuaca ekstrem, dan kekeringan yang diprediksi datang lebih cepat pada tahun ini.
Kejari Surabaya menyetorkan Rp9,05 miliar hasil rampasan kasus TPPU judi online ke kas negara dan terus menelusuri aliran dana ke luar negeri.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.