Advertisement

APBN per Januari Surplus Rp31,3 Triliun

Annasa Rizki Kamalina
Jum'at, 23 Februari 2024 - 22:27 WIB
Maya Herawati
APBN per Januari Surplus Rp31,3 Triliun Investasi daerah / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pendapatan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan surplus senilai Rp31,3 triliun pada Januari 2024. 

Wakil Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan surplus per Jnauari 2024 ini setara dengan 0,14% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 

Advertisement

“Surplus anggaran Rp31,3 triliun yang sekitar 0,14% dari PDB serta pembiayaan anggaran Rp106,4 triliun telah direalisasikan,“ ungkapnya dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (22/2/2024).

Kondisi APBN yang surplus tersebut, lanjutnya, tercermin dari pendapatan negara yang mampu mencapai Rp215,5 triliun atau 7,7% dari target, sementara belanja negara terealisasi sejumlah Rp184,2 triliun atau 5,5% dari total pagu tahun ini yang mencapai Rp3.325,1 triliun.

BACA JUGA: Pembangunan SPAM Kamijoro Tahap Pertama Ditargetkan Rampung Oktober 2024

Suahasil memerinci, belanja Pemerintah Pusat telah tersalurkan senilai Rp96,4 triliun, belanja K/L mencapai Rp44,8 triliun, belanja non-K/L sejumlah Rp51,6 triliun. Sementara Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp87,8 triliun.

Dari sisi pendapatan negara yang terkumpul Rp215,5 triliun diperoleh dari penerimaan perpajakan senilai Rp149,2 triliun, penerimaan kepabeanan dan cukai senilai Rp22,9 triliun, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp43,3 triliun.

“Kalau dilihat secara target APBN, ini konsisten di sekitar 7,5% sampai 8,8% dari target APBN penerimaan telah kita kumpulkan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pada bulan pertama 2024 ini kinerja APBN masih cukup baik dan momentum pertumbuhan ekonomi masih terjaga.

Belanja negara yang terealisasi pun sesuai dengan program dan prioritas nasional. Meski demikian, Sri Mulyani terus mewaspadai situasi global yang melemah.

“Kami harus mewaspadai situasi global masih cukup menantang dan kecenderungan masih lemah sehingga kami perlu menjaga sumber-sumber penerimaan dalam negeri,” ujarnya. (Sumber: Bisnis.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Jadwal Kereta Api Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 24 April 2024

Jogja
| Rabu, 24 April 2024, 05:17 WIB

Advertisement

alt

Rekomendasi Menyantap Lezatnya Sup Kacang Merah di Jogja

Wisata
| Sabtu, 20 April 2024, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement