Advertisement

Pertamax Bakal Jadi BBM Bersubsidi, Begini Reaksi BPH Migas

Nyoman Ary Wahyudi
Selasa, 14 Mei 2024 - 21:17 WIB
Arief Junianto
Pertamax Bakal Jadi BBM Bersubsidi, Begini Reaksi BPH Migas Penyaluran BBM oleh Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah. - Istimewa/Pertamina

Advertisement

Harianjogja.com, TANGERANG—Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menilai positif usulan PT Pertamina (Persero) ihwal pergeseran produk subsidi dari BBM dengan oktan paling rendah RON 90 atau Pertalite ke BBM dengan kualitas lebih tinggi.

Produk BBM Pertamina dengan oktan lebih tinggi, antara lain Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), dan produk baru BBM bioetanol Pertamax Green 95 (RON 95). “Memang idealnya yang diberikan subsidi itu BBM yang berkualitas, idealnya begitu,” kata anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman di sela-sela IPA Convex ke-48 di BSD Tangerang, Selasa (14/5/2024). 

Advertisement

Kendati demikian, kata Saleh, pemerintah perlu mempertimbangkan harga jual bensin serta beban subsidi dan kompensasi yang mungkin muncul apabila wacana tersebut diterapkan. 

Di sisi lain, kata dia, pemerintah juga perlu memastikan adanya kepastian pasokan bahan baku bioetanol di sisi hulu untuk keberlanjutan BBM berkualitas tinggi itu nantinya.  “Pemerintah perlu mempertimbangkan harga, kesiapan infrastruktur dalam negeri, bioetanol terutama 5-7 persen,” ujar dia. 

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati berharap usulan pengalihan subsidi Pertalite dapat menjaga harga Pertamax Green tetap sama dengan harga yang saat ini berlaku untuk Pertalite sebagai jenis BBM khusus penugasan (JBKP) yang mendapat kompensasi dari pemerintah.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Menurut Nicke, subsidi pada produk hijau Pertamax Green 92 lebih menguntungkan dari sisi pengembangan industri hulu bioenergi serta pengurangan emisi dari sektor transportasi ketimbang mesti mengalihkan subsidi pada bensin dengan kadar oktan rendah.  

“Tentu ini akan kami usulkan, kami bahas lebih lanjut dan tentu saja ketika ini menjadi program pemerintah, Pertamax Green 92 harganya pun regulated, tidak mungkin diserahkan ke pasar karena ada mekanisme subsidi atau kompensasi di dalamnya,” kata Nicke. 

Dengan demikian, Pertamina nantinya hanya akan menjual tiga produk BBM, yakni Pertamax 92, Pertamax 95 (hasil campuran etanol 8%), serta Pertamax Turbo. Dua produk bensin yang disebut pertama akan jadi lini bahan bakar hijau dari Pertamina mendatang.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Hadapi Musim Kemarau, Kementan Siapkan Program Pompanisasi di Daerah Pertanian Kering

Bantul
| Sabtu, 25 Mei 2024, 07:27 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement