Asita DIY Sebut Kelok 23 Bisa Buka Koridor Wisata Baru
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Ilustrasi gudeg./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menargetkan bisa ekspor komoditas pangan gudeg tahun depan. Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan saat ini masih dalam proses sertifikasi.
Ia menyebut ada tujuh sertifikasi yang harus dipenuhi, saat ini belum lengkap. Tahun depan ditargetkan bisa rampung untuk sertifikasinya.
"Gudeg tahun ini belum, tahun depan mungkin," ucapnya, Selasa (25/6/2024).
Komoditas lain yang berpotensi ekspor adalah salak. Akan tetapi menurutnya sampai saat ini belum ditemukan teknologi yang bisa membuat salak bisa bertahan lama hingga tiga bulan.
Lebih lanjut dia mengatakan banyak potensi pangan DIY yang bisa diekspor. Namun kendalanya masih dalam sisi kuantitas. Sehingga Disperindag DIY saat ini masih fokus menggarap dua komoditas gudeg dan salak dahulu.
"Sebenarnya banyak potensi pangan," lanjutnya.
BACA JUGA: Asal Muasal Sentra Gudeg Wijilan, Salah Satu Spot Makan Favorit Wisatawan
Dua komoditas ini rencananya akan diekspor ke Arab Saudi. Menurutnya calon pembeli untuk dua komoditas ini sudah ada.
Kerjasama dilakukan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk komoditas salak. Sedang dilakukan penelitian agar komoditas salak bisa bertahan lama sampai ke Arab Saudi.
Ia menyebut konsumen makanan ini di Arab Saudi selain untuk orang Arab sendiri, juga untuk orang Indonesia yang sedang menjalankan ibadah Haji atau Umroh.
"Orang Indonesia, tapi orang Arab juga pada suka kok, buah salak merupakan buah eksotik dan mahal di sana."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Kemendikdasmen memperkuat pendidikan Pancasila melalui deep learning, budaya sekolah, ekstrakurikuler, pembiasaan, dan pengalaman nyata siswa.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.
OpenAI mengutamakan keamanan dalam pengembangan AI melalui pendekatan berlapis dan melibatkan masukan masyarakat dalam evaluasi.