Advertisement
Masyarakat Disebut Menahan Belanja Fashion di Momen Lebaran Tahun Ini
Ilustrasi tas fashion. - freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY menyebut saat ini sedang terjadi tren penurunan daya beli produk fashion. Salah satunya diduga karena masyarakat menahan belanja fashion untuk lebaran tahun ini.
Sekretaris Umum API DIY, Timotius Apriyanto mengatakan tren ini terjadi sejak 2023, kemudian di 2024 membaik dan di 2025 diperkirakan lebih buruk dari 2023.
Ia menyebut dari sisi konsumen mereka akan berhemat, memprioritaskan belanja makanan terlebih dahulu sebelum ke fashion. Menurutnya belum ada studi yang menyebutkan besaran potensi besaran penurunan 2025 dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Advertisement
BACA JUGA: BI Sediakan Rp4,6 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2025 di Solo, Begini Cara Penukarannya
"Demand lokal kemungkinan akan menurun, akan drop permintaan untuk domestik market, ini harus siap-siap dari sisi produsen," ucapnya, Rabu (5/3/2025).
Timotius memperkirakan permintaan bisa turun hingga 50%, artinya separuh dari konsumen akan memilih memenuhi kebutuhan makanan dan transportasi terlebih dahulu sebelum fashion.
Menurutnya salah satu penyebabnya adalah penurunan belanja pemerintah. Jika belanja pemerintah turun 30-40% akibat efisiensi dampaknya akan berganda.
"Belanja masyarakat akan menurun, belanja pemerintah menurun salah satu penyebab," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan konsumsi masyarakat berkontribusi 54-55% pada pertumbuhan ekonomi. Artinya pertumbuhan ekonomi bisa melambat selaras dengan lesunya konsumsi masyarakat.
"Perlambatan ekonomi yang didorong government spending turun, konsumsi masyarakat turun, investasi turun, kinerja ekspor turun," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Isu Pembatasan BBM Mulai Berlaku 1 April, Ini Tanggapan Pertamina
- Pengamat UGM: Batasi BBM Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Minyak
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- Stok Melimpah, Pasokan BBM dan LPG di DIY dan Jateng Aman
- Arus Balik Belum Surut, 51.389 Penumpang Padati Stasiun di Jogja
- Ribuan Pelari Kalcer Ramaikan Run The City by Grand Filano di 8 Kota
Advertisement
Advertisement






