Advertisement
Akibat Demo, Rupiah Melemah
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ekonom Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengatakan pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah sedikit dipengaruhi dampak negatif dari demo.
"Hari ini masih ada ruang pelemahan karena faktor global dan juga mungkin ada sedikit dampak negatif dari demo," katanya di Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Advertisement
BACA JUGA: Media Asing Nilai Gelombang Demo Membuat Indonesia Mengalami Ketidakpastian
Sebelumnya, video kejadian rantis barracuda Brimob melindas seorang pengendara ojek online (ojol) tersebar di berbagai platform media sosial (medsos) masyarakat, yang diperkirakan berlokasi di Pejompongan, Jakarta.
Setelah melindas korban, kendaraan taktis tersebut lanjut memacu kecepatan dan meninggalkan lokasi kejadian.
Sejumlah warga dan pengendara yang geram pun mengejar kendaraan itu hingga ke Jalan Layang Non-Tol Kasablanca.
Korban, yang diketahui seorang laki-laki, dikabarkan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit terdekat di kawasan Jakarta Pusat.
Pada Kamis (29/8/2025), aksi unjuk rasa yang semula terpusat di depan Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, sejak siang hari, kemudian berlanjut sampai sore hari berujung ricuh.
Beberapa lokasi di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, pun menjadi tempat massa bentrok dengan aparat. Titik-titik terjadinya bentrok itu antara lain di Jalan Penjernihan, Jalan Penjompongan, Bendungan Hilir, KS Tubun Petamburan, dan Palmerah.
Di samping itu, kurs rupiah memang terkoreksi dalam beberapa waktu terakhir karena dipengaruhi oleh faktor global.
"DXY-nya (US Dollar Index) juga sedang mengalami penguatan dalam 4 hari terakhir di atas 98," ucap Rully.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Jumat di Jakarta melemah sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.354 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.353 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi Keselamatan Progo 2026, 2.560 Pelanggar Ditertibkan di Bantul
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Pembatasan Truk Selama Lebaran Berlaku 13-19 Maret, Ini Alasannya
- Pertamina Perkuat Stok LPG 3 Kg Hadapi Libur Imlek dan Ramadan
- GKR Mangkubumi Tegaskan Pariwisata Jogja Jangan Disamakan Bali
- Asita DIY Dorong Inovasi Pariwisata Lewat Rakerda II
- Bapanas Ungkap Penyebab Harga Cabai Rawit Naik
- Layanan Tukar Uang untuk Lebaran Dibuka, BI DIY Siapkan Rp4,99 Triliun
- Kasus Penyegelan Tiffany & Co, DPR Dukung Bersih-bersih Bea Cukai
Advertisement
Advertisement







