Advertisement
Barang Tertinggal di KAI Daop 6 Capai Rp2,46 Miliar Sepanjang 2025
Barang tertinggal di stasiun dan kereta api. - Dok istimewa Daop 6.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sepanjang 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta berhasil mengamankan ribuan barang tertinggal milik pelanggan dengan total nilai mencapai Rp2,46 miliar. Barang-barang tersebut ditangani melalui layanan Lost and Found yang tersedia di stasiun maupun di atas rangkaian kereta api.
Berdasarkan data KAI Daop 6 Yogyakarta, total terdapat 1.306 barang tertinggal yang berhasil diamankan selama periode tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 622 merupakan barang berharga, 659 barang nonberharga, serta 25 item berupa makanan.
Advertisement
Dari keseluruhan barang tertinggal tersebut, sebanyak 909 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Sementara itu, 278 barang diserahkan kepada dinas sosial, dan 119 barang lainnya masih dalam proses penelusuran kepemilikan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan komitmen dan integritas layanan KAI Daop 6 Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan serta kenyamanan pelanggan.
BACA JUGA
Ia menegaskan bahwa meskipun barang bawaan menjadi tanggung jawab masing-masing pelanggan, keberadaan layanan Lost and Found merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan.
“Setiap barang yang tertinggal ditangani secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab hingga kembali ke tangan pemiliknya,” ujar Feni, Kamis (22/1/2026).
Feni menjelaskan, keberhasilan pengembalian barang tidak terlepas dari sistem pelayanan yang terintegrasi serta peran aktif petugas KAI yang sigap mengamankan setiap barang yang ditemukan, baik di stasiun maupun di atas kereta.
Ia juga mengimbau seluruh pelanggan agar selalu teliti dan fokus terhadap barang bawaannya agar tidak tertinggal selama perjalanan.
“Jika pelanggan merasa ada barang yang tertinggal atau tertukar, jangan ragu untuk segera melapor kepada petugas di stasiun, petugas di atas kereta, atau menghubungi Customer Service serta Contact Center KAI 121,” katanya.
Menurut Feni, KAI Daop 6 Yogyakarta akan terus meningkatkan kualitas layanan demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh pelanggan.
Lebih lanjut, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengingatkan pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk berangkat ke stasiun tidak terlalu mepet agar tidak terburu-buru dan berisiko meninggalkan barang.
Ia meminta penumpang membawa barang sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi menjaga kenyamanan bersama, serta memastikan kembali barang bawaan sebelum turun dari kereta atau meninggalkan area stasiun.
“Melalui layanan Lost and Found yang responsif dan profesional, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen menjadi teman perjalanan yang tidak hanya mengantarkan pelanggan selamat hingga tujuan, tetapi juga menjaga setiap kepercayaan yang dititipkan,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bantul Perketat Pencegahan TPPO Lewat Koordinasi Lintas Sektor
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Update Harga Emas 22 Januari 2026: Antam Turun, UBS, Galeri24 Melonjak
- REI DIY: Moratorium Lahan Sawah Jadi Tantangan Terbesar di 2026
- Telkomsel Memulihkan Layanan Data dan IndiHome Nasional
- Menkeu Tegaskan Rupiah Melemah Bukan karena Isu Deputi BI
- Ledakan Pipa Gas di Rokan, Produksi Minyak Hilang 2 Juta Barel
- Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga
- Kuota Impor Daging Sapi Dipersempit, Pemerintah Klaim Jaga Harga
Advertisement
Advertisement



