Advertisement

Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga

Newswire
Kamis, 22 Januari 2026 - 17:17 WIB
Sunartono
Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga Ilustrasi uang. - Bisnis/Rachman

Advertisement

Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga

Menkeu Purbaya memastikan stabilitas rupiah terjaga lewat koordinasi pemerintah dan BI di tengah tekanan global dan domestik.

Advertisement

rupiah, nilai tukar rupiah, stabilitas rupiah, Menkeu Purbaya, Bank Indonesia, Perry Warjiyo, cadangan devisa, kebijakan moneter, ekonomi Indonesia, Harian Jogja

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah tetap berada dalam kendali otoritas, meskipun sempat mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah bersama Bank Indonesia disebut telah bergerak secara terkoordinasi untuk menjaga fundamental ekonomi nasional agar tetap kuat dan berkelanjutan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, Purbaya meminta masyarakat tidak bereaksi berlebihan terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah. Menurutnya, dinamika pergerakan rupiah merupakan bagian dari mekanisme pasar yang dipengaruhi berbagai faktor, baik global maupun domestik, dan tidak mencerminkan melemahnya kondisi ekonomi secara menyeluruh.

Purbaya menekankan bahwa pemerintah, termasuk Kementerian Keuangan, terus menjaga fundamental ekonomi agar tetap solid. Hingga saat ini, ia menilai fondasi perekonomian nasional masih cukup kuat untuk meredam risiko yang mungkin muncul akibat pergerakan nilai tukar rupiah.

“Yang paling penting, sekarang bank sentral, Kementerian Keuangan, dan seluruh elemen pemerintah sepakat menjaga stabilitas nilai tukar. Kita percaya bank sentral punya strategi yang tepat,” katanya.

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan bahwa pelemahan rupiah tidak serta-merta akan memicu krisis ekonomi. Ia justru menilai koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang terjaga menjadi modal penting untuk memperkuat perekonomian nasional ke depan.

“Tidak perlu khawatir rupiah akan memicu krisis ekonomi. Fundamental kita masih sangat baik, kebijakan sudah sinkron dengan otoritas moneter, ekonomi akan makin cepat, investor akan masuk, rupiah menguat, pasar modal juga menguat,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebelumnya menyatakan kesiapan bank sentral untuk menjaga sekaligus mendorong penguatan nilai tukar rupiah. Perry menegaskan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia berada pada level yang lebih dari cukup untuk mendukung langkah stabilisasi.

Menurut Perry, pergerakan nilai tukar rupiah belakangan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. Dari sisi global, tekanan datang dari dinamika geopolitik, kebijakan tarif Amerika Serikat, tingginya imbal hasil US Treasury, serta ekspektasi penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang lebih terbatas.

Adapun dari dalam negeri, tekanan dipicu oleh tingginya kebutuhan valuta asing dari sejumlah korporasi, serta persepsi pasar terhadap kondisi fiskal dan proses pencalonan Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Dalam menghadapi situasi tersebut, Perry menegaskan Bank Indonesia tidak ragu melakukan intervensi secara agresif melalui berbagai instrumen, mulai dari pasar offshore non-delivery forward (NDF), domestic non-delivery forward (DNDF), hingga pasar spot valuta asing guna menjaga stabilitas rupiah.

Sebagai catatan, nilai tukar rupiah sempat bergerak melemah dan mendekati level terendah sepanjang sejarah hingga hampir menembus Rp17.000 per dolar AS. Pada Selasa (20/1), rupiah tercatat berada di posisi Rp16.945 per dolar AS, melemah 1,53 persen secara point to point dibandingkan akhir Desember 2025, sebelum kembali menunjukkan penguatan seiring langkah stabilisasi otoritas moneter.

Per Kamis (22/1) pagi, rupiah tercatat menguat ke level Rp16.929 per dolar AS, atau naik sekitar 7 poin atau 0,04 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan Rabu (21/1) di level Rp16.936 per dolar AS, sejalan dengan berlanjutnya koordinasi kebijakan fiskal dan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Teriakan Minta Tolong Ungkap Dugaan Penyiksaan di Karangwuni

Teriakan Minta Tolong Ungkap Dugaan Penyiksaan di Karangwuni

Kulonprogo
| Kamis, 22 Januari 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement