Advertisement
THR ASN 2026 Segera Diumumkan, Dana Rp55 Triliun Siap Cair
Foto ilustrasi Tunjangan Hari Raya, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepastian pencairan THR ASN 2026 segera diumumkan Presiden Prabowo Subianto seusai proses penyusunan regulasi rampung. Pemerintah memastikan anggaran tunjangan hari raya bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri sebesar Rp55 triliun sudah disiapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan saat ini pemerintah masih menyusun Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar pencairan THR ASN 2026. Ia menegaskan bahwa pengumuman resmi terkait jadwal pencairan akan disampaikan langsung oleh Presiden.
Advertisement
“Itu (aturan) sedang diproses, bentar lagi keluar. Tapi bukan kami yang mengumumkan, nanti Presiden yang mengumumkan,” katanya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Meski regulasi masih dalam tahap finalisasi, pemerintah memastikan kesiapan anggaran THR ASN 2026 tidak menjadi kendala. Dana sebesar Rp55 triliun telah tersedia sehingga pencairan dapat segera dilakukan setelah keputusan resmi diumumkan.
BACA JUGA
“(Aturan) Kan sedang diproses. Nanti begitu Presiden pulang mungkin dia akan umumkan. Tapi dananya sudah siap,” ujar dia.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pencairan dalam waktu dekat, Menkeu menyebut keputusan sepenuhnya berada di tangan Presiden. “Terserah Presiden.”
Sebelumnya, Purbaya juga menyampaikan bahwa pencairan THR ASN 2026 direncanakan mulai pada pekan pertama Ramadan.
“(Pencairan THR) Minggu pertama puasa,” kata Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Ia belum merinci tanggal pasti pencairan, namun memastikan proses penyaluran akan dimulai dalam waktu dekat. “Bentar lagi,” ujarnya menambahkan.
Anggaran THR ASN 2026 tersebut merupakan bagian dari belanja pemerintah pada triwulan I 2026 yang diproyeksikan mencapai Rp809 triliun. Selain tunjangan hari raya bagi ASN, TNI, dan Polri, pemerintah juga mengalokasikan sejumlah program prioritas lainnya.
Program tersebut meliputi percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun, anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun, serta paket stimulus ekonomi Rp13 triliun.
Purbaya menegaskan belanja pemerintah pada awal tahun dijalankan tepat waktu untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga. Pemerintah memperkirakan tren pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 dapat berlanjut hingga 2026, termasuk melalui percepatan belanja negara seperti THR ASN 2026 yang menjadi salah satu pendorong konsumsi masyarakat menjelang Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
- Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026
Advertisement
Dua Remaja Terluka, Bupati Bantul Serukan Setop Main Petasan
Advertisement
WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas 2026 Diramal Tembus Rp4,2 Juta per Gram
- Harga Emas Antam Senin 23 Februari Naik Rp16.000 per Gram
- Uang Beredar M2 Januari 2026 Tembus Rp10.117,8 Triliun
- APBN Januari 2026 Defisit Rp54,6 Triliun
- Menkeu Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan
- Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Masih Sulit Tercapai
- Tarif Trump Dibatalkan, Pemerintah AS Tegaskan Perjanjian Dagang Tetap
Advertisement
Advertisement







