Advertisement

Perang AS-Iran: Harga Emas Diprediksi 6.000 Dolar AS per Troy Ounce

I Putu Gede Rama
Minggu, 01 Maret 2026 - 13:27 WIB
Sunartono
Perang AS-Iran: Harga Emas Diprediksi 6.000 Dolar AS per Troy Ounce Investasi emas / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Harga emas dunia diprediksi akan terus meroket hingga menembus level US$6.000 per troy ounce pada Maret 2026, seiring ketegangan geopolitik yang meningkat antara Amerika Serikat dan Iran.

Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengatakan bahwa eskalasi konflik antara kedua negara berpotensi mendorong emas menguat ke level tertinggi baru. Saat ini, berdasarkan data Trading View, harga emas dunia dipatok US$5.278,51 per troy ounce, naik 22,01% sepanjang tahun berjalan 2026.

Advertisement

“Ada indikasi, jika perang terus berkecamuk, level US$6.000 per troy ounce kemungkinan tercapai bulan ini,” jelas Ibrahim dalam keterangan resmi, Minggu (28/2/2026). Kenaikan harga emas dunia diperkirakan akan berimbas pada emas dalam negeri, yang berpotensi menembus Rp3,5 juta per gram. Pada perdagangan terakhir, Sabtu (28/2), harga emas Antam tercatat Rp3,08 juta per gram, dengan potensi naik 13,63%.

Ibrahim menambahkan, jika konflik berlanjut, harga emas dunia pekan depan bisa bergerak di kisaran US$5.365—US$5.500 per troy ounce, yang setara dengan harga emas lokal Rp3,4 juta per gram.

Selain ketegangan geopolitik, Ibrahim juga menyoroti potensi kenaikan harga minyak dunia dan tarif dagang AS terhadap beberapa negara mitra yang menambah ketidakpastian pasar global.

Presiden AS, Donald Trump, telah memerintahkan Operasi Epic Fury terhadap Iran, yang dikonfirmasi Sekretaris Pertahanan AS, Pete Hegseth. “Rezim Iran memiliki kesempatan, namun menolak kesepakatan, dan kini mereka harus menanggung konsekuensinya,” tulis Hegseth di media sosial X, Minggu (1/3/2026). Hegseth menambahkan, “Tadi malam, berbeda dari presiden sebelumnya, Presiden Trump langsung menangani ‘kanker’ ini.”

Situasi geopolitik yang memanas ini diprediksi akan terus menjadi penggerak utama harga emas dunia dan domestik dalam beberapa pekan mendatang, seiring risiko konflik yang belum mereda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Rute Sama seperti Nataru, Sleman Antisipasi Lonjakan Mudik

Rute Sama seperti Nataru, Sleman Antisipasi Lonjakan Mudik

Sleman
| Minggu, 01 Maret 2026, 15:27 WIB

Advertisement

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

Wisata
| Kamis, 26 Februari 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement