BPD DIY Siap Dukung Pembangunan di DIY

BPD DIY Siap Dukung Pembangunan di DIYDirektur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad (empat kanan) menerima bingkisan karikatur yang diserahkan Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono (enam kiri) didampingi direksi, Rabu (10/10). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
11 Oktober 2018 07:31 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pertumbuhan ekonomi DIY terus melampaui nasional, seiring giatnya pembangunan yang dilakukan pemda. Sejalan dengan hal tersebut, PT Bank BPD DIY semakin berkomitmen untuk turut serta mendukung pembangunan, tak hanya di sektor infrastruktur tetapi juga turut mendorong sektor mikro dan kecil yang ada di provinsi ini.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad bersama direksi saat menyambut kunjungan Tim Harian Jogja dan Bisnis Indonesia, Rabu (10/10). Pertumbuhan ekonomi DIY terus didongkrak oleh berbagai sektor, bahkan sektor UMKM semakin menggeliat.

"Upaya untuk menjaga komitmen dalam mendorong dan menumbuhkembangkan UMKM akan terus menjadi fokus kami. Selain melalui program corporate social responsibility, penyaluran kredit mikro juga kami mencoba menurunkan bunganya," ujar Santoso.

Upaya mendukung sektor mikro ini, menjadi misi yang sejalan dengan program pemerintah daerah. Santoso mengungkapkan melalui pembinaan dan dukungan dari sisi perbankan menjadi misi penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di DIY yang sejalan dengan program-program pemerintah daerah.

Kendati demikian, dukungan tersebut juga perlu ditingkatkan dengan pemanfaatan teknologi informasi secara optimal. Santoso memaparkan peranan teknologi digital telah merasuk ke berbagai aspek kehidupan. Bahkan, teknologi juga telah mempercepat pertumbuhan dan perkembangan sistem perbankan.

"Oleh karena itu, kami juga terus berinovasi dan mengoptimalkan beberapa layanan yang disinkronisasikan dengan teknologi yang ada. Kini pasar keuangan juga mulai diramaikan oleh fintek (financial technology), jadi kami harus saling bersinergi," jelas Santoso.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggiatkan promosi layanan digital banking Bank BPD DIY melalui beragam program belanja. Meski sebagai bank daerah, layanan kartu ATM Bank BPD DIY sudah dapat menjadi alat pembayaran nontunai di sejumlah merchant toko modern di Jogja.

"Kami juga ingin menyentuh generasi milenial ini, sehingga penerapan teknologi di setiap layanan yang dimiliki BPD DIY dapat turut menarik transaksi oleh para generasi tersebut," jelasnya.

Terlebih, kini DIY tak lama lagi akan memiiliki bandara baru di Kulonprogo. Keberadaan bandara tersebut dapat menarik investor dan berbagai peluang bisnis berskala kecil hingga besar untuk masuk ke Jogja, sehingga dapat memberikan dampak besar terhadap perekonomian daerah ini.

Dalam rangka memperkuat citra bank pembangunan daerah ini, sinergisitas dengan media juga diperlukan. Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan peran Bank BPD DIY sebagai bank daerah memiliki peluang besar dalam untuk turut serta dalam pembangunan daerah.

"Maka dari itu, kami siap mendukung apa yang dilakukan Bank BPD DIY, termasuk rencana untuk lebih mempromosikan bank ini ke masyarakat," ungkap Anton.