GUNUNG KELUD MELETUS : Pasokan Listrik di DIY Aman

GUNUNG KELUD MELETUS : Pasokan Listrik di DIY AmanIlustrasi layanan pegawai PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). (JIBI/Solopos/Maulana Surya)Petugas PLN melakukan penggantian kabel listrik dan pemasangan alat pemutus jaringan di Jl. Adi Sucipto, tepatnya depan Stadion Manahan Solo, Selasa (21 - 1). Layanan rutin PLN tersebut untuk mengurangi daerah pemadaman listrik di Solo saat terjadi gangguan.
15 Februari 2014 13:02 WIB Mediani Dyah Natalia Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Meski jaringan dan trafo gardu induk (GI) milik PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) terbeban materi abu vulkanik, pasokan listrik ke pelanggan dipastikan tetap aman.

Asisten Manager Jaringan PT. PLN Area Jogja, Bambang Eko Hariyono menyatakan hujan abu dari letusan Gunung Kelud Jumat (14/2/2014) pagi memaksa PLN memadamkan aliran listrik ke dua kawasan pada pagi hari, yakni di GI Bantul ke timur hingga ke arah rumah sakit di Kotagede.

Adapun pada sore hari, giliran pelanggan di Jl. Parangtritis ke selatan hingga Pantai Parangtritis yang harus mengalami situasi tersebut.

“Trafo-trafo GI yang saya sebutkan tadi banyak sekali debu dan kotor. Dimungkinkan jika hujan atau gerimis saja dapat mengakibatkan trafo meledak,” jelas dia, Jumat (14/2/2014).

Pemadaman sebagai upaya PT. PLN Area Jogja membersihkan jaringan yang paling banyak terbebani debu vulkanik.

Langkah ini merupakan antisipasi mencegah risiko kebakaran sehingga pelanggan tidak perlu khawatis. Lama pengerjaan pemeliharaan hanya berkisar 1-2 jam.