Advertisement
KUR Berkontribusi 23% terhadap Kredit Mikro
Ilustrasi layanan KUR - Antara/JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menyatakan kredit usaha rakyat atau KUR terus memainkan peran penting bagi perkembangan kinerja kredit mikro.
Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan sampai dengan kuartal kedua tahun ini kontribusi KUR mencapai 23% terhadap total penyaluran kredit mikro. “Kredit mikro sampai kuartal II/2018 ini bagus kok tetapi memang masih lebih bagus kredit konsumer. Mikro kemarin kan sudah sempat kami benahi,” tuturnya, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Advertisement
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. alias BRI menargetkan pertumbuhan dua digit atas penyaluran pinjaman segmen UMKM. Direktur Mikro dan Kecil BRI Priyastomo mengatakan sampai pengujung tahun lalu porsi kredit UMKM sudah mencapai 75% dari total pinjaman yang disalurkan perseroan. “Kami targetkan membesar terus jumlah kredit UMKM ini. Bisa tumbuh dua digit. Sejauh ini mayoritas kami salurkan ke sektor perdagangan,” ucapnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) secara terpisah.
Pada tahun-tahun mendatang porsi kredit UMKM perseroan hendak terus dipacu hingga mencapai kisaran 80% terhadap total penyaluran kredit. Adapun khusus untuk kredit mikro, emiten berkode saham BBRI tersebut menargetkan pertumbuhan antara 15%-17% pada tahun ini.
Pada kuartal I/2018, secara konsolidasi Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp757,68 triliun, naik 11,2% year on year (yoy). Capaian ini di atas tingkat pertumbuhan kredit industri perbankan nasional per Maret tahun ini yang tercatat 8,5%.
Sebelumnya Suprajarto sempat mengutarakan perseroan juga berhasil meningkatkan portofolio pembiayaan ke segmen UMKM. Total penyaluran kredit ke segmen tersebut mencapai Rp584,7 triliun atau 77,2% dari keseluruhan portofolio kredit BRI.
Pada periode yang sama tahun lalu, portofolio penyaluran kredit BRI ke segmen UMKM nyaris menyentuh 75%. “Ini merupakan bukti nyata komitmen Bank BRI untuk pemberdayaan UMKM di Indonesia sehingga meningkatkan sektor riil,” ujarnya.
Bank BRI juga berhasil menyalurkan KUR senilai Rp22,3 triliun kepada lebih dari 1,1 juta debitur sepanjang Januari- Maret 2018. Jumlah itu setara 28,1% dari target penyaluran KUR yang dipatok pemerintah kepada Bank BRI pada tahun 2018 yakni sebesar Rp79,7 triliun.
Penyaluran kredit Bank BRI yang tumbuh dua digit diimbangi dengan penjagaan kualitas kredit. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) Gross sebesar 2,46%, di bawah NPL industri sebesar 2,75% pada Maret 2018.
“Dengan kinerja yang cukup kuat tersebut kami optimistis mampu tumbuh secara berkelanjutan dengan tetap fokus terhadap pemberdayaan UMKM, mendorong literasi dan inklusi keuangan ke seluruh penjuru negeri serta menjalankan fungsi sebagai agent of development,” ujar Suprajarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement







